DETAIL DOCUMENT
KAJIAN TEKNIS DAN FUNGSI JALAN MATARAM, YOGYAKARTA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
SWANDANU, HENDRIKUS LAB
Subject
Transportasi 
Datestamp
2017-01-18 08:12:16 
Abstract :
Jalan Mataram merupakan salah satu jalan yang berada di kota Yogyakarta, dimana ruas jalan ini merupakan daerah komersil dan berdekatan dengan jalan Malioboro. Selain itu fungsi jalan Mataram sebagai jalan kolektor sekunder mempunyai daya pelayanan yang cukup tinggi dalam melayani mobilitas masyarakat. Hal ini menjadi dasar pertimbangan untuk melakukan studi kajian teknis dan fungsi jalan Mataram. Analisis dilakukan dengan cara pengamatan dilapangan terhadap arus lalu lintas, kejadian hambatan samping, waktu tempuh dan kondisi geometrik jalan. Pelaksanaan pengambilan data studi dilakukan selama tiga hari yaitu pada tanggal 09 Mei 2016, 13 Mei 2016 dan 15 Mei 2016. Studi ini mengacu pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia tahun 2014, Peraturan Menteri Pehubungan KM 14 tahun 2006, dan Standar Perencanaan Geometrik Jalan Perkotaan tahun 1992. Hasil dari penelitian menunjukkan frekuensi hambatan samping rata-rata sebesar 116,72 yang tergolong dalam kriteria kelas hambatan samping rendah (R), volume lalulintas 2100,20 skr/jam. Kecepatan kendaraan rerata sebesar 39,53 km/jam, dengan derajat kejenuhan 0,889. Kondisi geometrik jalan Mataram memiliki lebar jalur lalu lintas arah ke Selatan sebesar 2,94 meter dan kearah Utara sebesar 3,12 meter, lebar jalur parkir arah ke Selatan sebesar 2,47 meter dan kearahUtarasebesar 2,14 meter, lebar bahu jalan arah ke Selatan sebesar 0,64 meter dan arah ke Utara sebesar 0,40 meter, lebar trotoar arah Selatan sebesar 1,75 meter dan arah ke Utara sebesar 1,63 meter. Berdasarkan analisis diketahui lebar jalur lalu lintas memenuhi syarat lebar minimum jalur lalu lintas (3,0m). Sedangkan lebar jalur parkir tidak memenuhi syarat lebar minimum jalur parkir (2,5m). Lebar bahu jalan arah Utara tidak memenuhi syarat lebar minimum bahu jalan (0,5m). Sedangkan lebar trotoar memenuhi syarat lebar minimum (1,5m). Karakteristik tingkat pelayanan jalan Mataram pada kriteria D. Nilai kepadatan tersebut menunjukkan bahwa tingkat pelayanan jalan sangat jenuh yang artinya jalan Mataram sensitif terhadap kemacetan lalu lintas dan pengurangan kecepatan. Untuk meningkatkan pelayanan jalan Mataram perlu dilakukan evaluasi manajemen lalu lintas lanjutan atau dengan studi pelebaran geometrik jalan. 
Institution Info

Universitas Atma Jaya Yogyakarta