Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
JACK, FRANS MAHOT MICHAEL
Subject
Struktur
Datestamp
2017-01-18 09:52:15
Abstract :
Teknologi konstruksi sampai saat ini masih berpengaruh besar terhadap
perkembangan dunia konstruksi, oleh sebab itu untuk memahami dan
mempelajari seluruh teknologi tersebut diperlukan pengetahuan karakteristik
masing-masing komponen. Oleh karena itu penulis tertarik untuk menggunakan
limbah pecahan genteng sebagai subtitusi agregat kasar terhadap campuran
beton. Dengan bercampurnya pecahan genteng maka beton dapat dikatakan
beton ramah lingkungan, dalam beton ramah lingkungan ini kekuatan beton
sangat diperlukan. Untuk mengatasi penurunan kuat tekan beton maka pecahan
genteng dibatasi sebesar 10% dari berat agregat kasar, dan juga penelitian ini
melibatkan kalsium karbonat sebagai substitusi semen untuk meningkatkan
kuat tekan beton tersebut.
Penelitian ini menggunakan kalsium karbonat sebagai aditif dan
pecahan genteng sebagai subtitusi agregat kasar sebesar 10%. Sampel yang
dibuat berupa silinder dengan ukuran diameter 150 mm dan tinggi 300 mm.
Variasi benda uji ada 4 dan masing masing variasi diberikan pecahan genteng
sebesar 10% dari berat agregat kasar. Variasi benda uji terbagi dari persentase
aditif yang digunakan yaitu Kalsium Karbonat 0%, 5%, 10%, dan 15% dengan
umur beton selama 7 hari, 14 hari dan 28 hari. Pengujian kuat tekan silinder
beton ini menggunkan Compression Testing Machine merk ELE dan pengujian
modulus elastisitas silinder beton menggunakan Universal Testing Machine
merk Shimadzu serta menggunakan kompressometer untuk pembacaan
regangan aksial pada penambahan beban.
Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kuat tekan
dengan umur 28 hari, BKK 0%, BKK 5%, BKK 10% dan BKK 15% diperoleh
22,43 MPa, 23,13 MPa, 18,51 MPa, 15,50 MPa. Hasil pengujian kuat tekan
pada umur 28 hari mengalami peningkatan pada beton dengan campuran
kalsium karbonat 5% sebesar 3,1%.