Abstract :
Sebuah rencana pembangunan proyek perlu dilakukan studi
kelayakan untuk menghindari keterlanjutan penanaman modal.
Studi kelayakan juga dilakukan pada proyek pembangunan Hotel
X yang berkapasitas sebagai bintang tiga. Dengan biaya investasi
pembangunan proyek yang besar, maka perlu diketahui apakah
proyek ini layak dilihat dari aspek yang akan dianalisa.
Tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan
dengan meninjau aspek finansial. Analisa finansial ini dilakukan
dengan menganalisa parameter investasi, kemudian menghitung
pengeluaran dan penerimaan yang selanjutnya dapat dibuat cash
flow selama masa investasi, penilaian investasi dari metode
analisis teknik, kemudian dilakukan analisis sensitivitas pada tiap
parameter investasi yaitu; biaya investasi, annual benefit, annual
cost, umur investasi dan suku bunga.
Dari hasil analisa data diketahui bahwa investasi total Hotel
X sebesar Rp. 123.896.866.727,60 dengan NPV selama masa
investasi sebesar Rp. 87.082.838.065,25, dengan analisa IRR
sebesar 17,5% yaitu lebih besar dari suku bunga relevan sebesar
10%. Dari analisa BEP menunjukkan periode pengembalian
investasi rentang waktu selama 8 tahun 11 bulan, dengan BEP
Okupansi sebesar 27%. Sedangkan hasil analisa ROI sebelum &
setelah pajak dan ROE lebih besar dari 1, sehingga proyek
tersebut layak untuk dilaksanakan. Untuk analisa sensitivitas,
parameter investasi yang sangat sensitif terhadap nilai sekarang
yaitu annual benefit, annual cost, suku bunga dan biaya investasi.