Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
Patriatama, Adrianus Ardya
Subject
Sistem Kerja
Datestamp
2013-05-01 08:07:16
Abstract :
Minimnya kesadaran akan perlunya usaha pencegahan dan mitigasi bencana serta kesiap-siagaan
masyarakat menjadikan bencana sebagai sebuah ancaman yang serius. Hal ini dapat dilihat dari
seringnya terjadi bencana dengan korban dan kerugian yang besar serta dampak yang
berkepanjangan, sehingga suatu rancangan pencegahan bencana diperlukan untuk
meminimalisasi jumlah korban maupun kerugian yang diakibatkan oleh bencana. Aktivitas
logistik dalam penanggulangan bencana memiliki banyak persamaan dengan supply chain
komersial, yaitu melakukan mobilisasi dan suplai sumber daya dari suplier (donor) kepada
konsumen (pemanfaat). Walaupun memiliki banyak persamaan, pengembangan sistem logistik
bencana (DRO) masih sangat minim dan tertinggal apabila dibandingkan dengan pengembangan
supply chain komersial, baik dari segi metode, referensi, maupun alat bantu. Berangkat dari hal
tersebut, penulis melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan penanggulangan bencana erupsi
Gunung Merapi pada tahun 2010 dan mengusulkan model penanggulangan beserta strategi
pengembangan berdasarkan hasil evaluasi tersebut.