Abstract :
Penulis melakukan penelitian di toko jamu Wijaya Kusuma, sebuah toko jamu tradisional yang
hanya menjual produk dengan merek yang mereka produksi sendiri yaitu ?WIJAYA KUSUMA?.
Permasalahannya adalah jumlah pelanggan toko jamu Wijaya Kusuma selalu mengalami
penurunan setiap tahunnya yaitu bisa dilihat dari tingkat pendapatan yang diperoleh setiap
tahunnya mengalami penurunan. Pada penelitian ini penulis mencoba melakukan analisis
faktorfaktor apa saja yang mempengaruhi menurunnya jumlah pelanggan toko jamu Wijaya
Kusuma dan memberikan usulan strategi untuk menarik kembali pelanggan yang telah pergi.
Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data pada penelitiann ini. Kuesioner tersebut dibagi
menjadi 2 bagian, bagian I untuk mengetahui karakteristik konsumen dan bagian II untuk
menjawab tujuan dari penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode statistik deskriptif untuk
mengetahui karakteristik pelanggan toko jamu. One way ANOVA untuk mengetahui ada atau
tidak perbedaan ratarata skor penilaian layanan, mutu, dan kelengakapan pada setiap toko jamu.
Metode clustering untuk mengetahui posisi toko jamu Wijaya Kusuma dibandingkan dengan
toko jamu lainnya. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan faktorfaktor yang mempengaruhi
menurunnya jumlah pelanggan di toko Wijaya Kusuma yaitu harga, kelengkapan dan promosi.
Variabel pelayanan tidaklah terlalu mempengaruhi menurunnya jumlah pelanggan. Toko Wijaya
Kusuma dalam hal layanan, mutu, dan kelengkapan berada satu cluster dengan toko Akar
Gingseng dan toko Muncul Jaya.