Abstract :
Orang Sabu merupakan kelompok suku pendatang di pulau Sumba yang
bermukim di pantai utara Kabupaten Sumba Timur. Permukiman orang Sabu
menjadi sebuah obyek kajian yang perlu diteliti secara mendalam. Salah satu
kajian yang dilakukan yakni tentang pola tata Spasial. Penelitian terhadap tata
spasial pada hunian orang Sabu di desa Kadumbul bertujuan untuk
mengungkapkan pola tata spasial dan konsep yang menjadi latar belakang
pembentuknya.
Penelitian pola tata spasial pada hunian orang Sabu di desa Kadumbul
dilakukan dengan paradigma fenomenologi dan metode analisis induktifkualitatif.
Obyek yang diobservasi adalah kawasan desa Kadumbul dan 32 hunian
orang Sabu di dalamnnya. Observasi dilakukan terhadap hunian yang terletak di
sepanjang penggal jalan Waingapu-Melolo khususnya pada wilayah desa
Kadumbul.
Hasil penelitian adalah ditemukannya 12 temuan tema yakni; rumah
petani, rumah nelayan, rumah PNS, ruang dalam, teras, material bangunan, sumur,
kuburan, pagar, vegetasi, hewan peliharaan, dan kekerabatan yang membentuk
pola tata spasial. Konsep yang menjadi latar belakang pola tata spasial pada
hunian orang Sabu di desa Kadumbul adalah konsep hidup dari alam, konsep
adaptasi dan konsep kebersamaan. Dialog teoritis yang dilakukan menghasilkan
kesimpulan bahwa konsep hidup dari alam, konsep adaptasi dan konsep
kebersamaan merupakan konsep lokal di desa Kadumbul. Hasil dialog kasus
menunjukan bahwa orang Sabu di desa Kadumbul masih menjaga konsep pola
tata spasial yang berasal dari pulau Sabu, walaupun telah diterjemahkan sesuai
kondisi yang ada di desa Kadumbul.