Abstract :
Dalam melakukan perakitan produk diperlukan meja perakitan. Penggunaan meja perakitan yang belum sesuai dengan anthropometri, dapat memicu ketidaknyamanan bagi mahasiswa yang menggunakannya seperti tinggi meja terlalu tinggi bagi orang yang pendek atau terlalu
rendah bagi orang yang tinggi, begitu juga dengan tinggi pijakan kaki yang terlalu tinggi/ rendah serta luas landasan meja yang terlalu sempit. Perancangan meja perakitan didasarkan pada data anthropometri mahasiswa Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri Universitas Atma Jaya Yogyakarta yang diolah dengan melakukan tiga uji yaitu
uji keseragaman, kenormalan dan kecukupan data serta perhitungan persentil ke-5, 50, dan 95 untuk ukuranyang akan dirancang. Sebagai acuan dalam melakukan perancangan adalah produk-produk yang pernah dirakit sebelumnya yaitu lampu sein, senter, steker, dan stop
kontak. Analisis perancangan menggunakan metode rasional untuk memperoleh solusi alternatif perancangan. Analisis postur dengan metode RULA juga dilakukan untuk
mengetahui tingkat resiko cedera muskuloskeletal mahasiswa saat melakukan perakitan produk. Analisis ini dilakukan pada penggunaan meja perakitan awal dan hasil rancangan. Dari hasil penelitian meja perakitan dirancang. bersifat adjustable dengan bentuk dua kaki melengkung 900 beradius 10 cm, luas landasan meja persegi panjang serta terdapat laci dan footrest (sandaran kaki).