Abstract :
Tanah merupakan dukungan terakhir untuk penyaluran beban akibat beban
konstruksi yang berada di atasnya. Pembangunan yang bertumbuh semakin pesat
setiap waktunya menuntut ketersediaan lahan, lokasi pembangunan sering
ditentukan oleh lokasinya yang strategis sehingga bernilai ekonomis tinggi.
dengan pertimbangan ketersediaan lahan yang terbatas dan lokasinya yang
strategis, pembangunan pada tanah yang memiliki dukungan yang kurang baik
harus dilakukan. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dan berbagai metode baru
untuk memperbaiki tanah dengan daya dukung yang kurang baik.
Penelitian ini menggunakan abu serabut kelapa sebagai bahan perbaikan
tanah dan botol plastik yang diisi pasir sebagai bahan perkuatan tanah, penelitian
ini dilakukan dengan cara membuat variasi kadar abu serabut kelapa sebesar 4%,
6%, 8%, 9%, dan 10% untuk mencari kadar optimumnya sebagai bahan perbaikan
dan penelitian ini juga akan dibuat variasi pembebanan yaitu pembebanan tanah
asli tanpa perbaikan abu serabut kelapa dan tanpa perkuatan botol plastik,
pembebanan tanah asli yang diberi 2 lapis perkuatan botol plastik yang diisi pasir,
pembebanan yang diberi perbaikan dengan kadar optimum abu serabut kelapa,
dan pembebanan tanah lunak yang diberi perbaikan dengan kadar optimum abu
serabut kelapa dan 2 lapis perkuatan botol plastik yang diisi pasir.
Dari hasil pengujian diperoleh bahwa kadar optimum penambahan abu
serabut kelapa adalah 9% dengan nilai kohesi bertambah dari 0.06 kg/cm2 menjadi
0.08 kg/cm2, sudut geser dalam bertambah dari 4o menjadi 13o, indeks plastisitas
menurun dari 43.33% menjadi 31.06%, kadar air optimum menurun dari 14.95%
menjadi 13.7%, berat volume maksimum bertambah dari 1.363 gram/cm3 menjadi
1.421 gram/cm3, nilai CBR pada penetrasi 0.1 naik dari 6.5% menjadi 14.1% dan
pada penetrasi 0.2 naik dari 8.0667% menjadi 17.8667%. Pada pengujian
pembebanan diperoleh data yang menunjukkan bahwa penambahan abu serabut
kepala dan perkuatan botol plastik yang diisi pasir dapat mengurangi penurunan
dan menambah daya dukung vertikal, variasi pembebanan yang paling baik adalah
pembebanan tanah lunak yang diberi perbaikan dengan 9% abu serabut kelapa
ditambah 2 lapis perkuatan botol plastik yang diisi pasir dengan beban maksimum
yang dapat ditahan dari 109.967kg menjadi 179.967kg pada penurunan 15mm dan
tegangan vertikal dari 17.5947 kN/m2 menjadi 28.7947 kN/m2.