Abstract :
Proyek pada bidang konstruksi semakin hari semakin kompleks,
sehingga membutuhkan perhatian dalam pengelolaan waktu dan sumber daya.
Setiap proyek biasanya dimulai dengan proses perencanaan. Agar proses ini
berjalan dengan baik maka ditentukan terlebih dahulu sasaran utama dari suatu
pembangunan proyek. Perencanaan merupakan bagian terpenting untuk mencapai
keberhasilan proyek konstruksi. Hal ini dikuatkan dengan berbagai kejadian
dalam proyek konstruksi yang menyatakan bahwa perencanaan yang baik dapat
menghemat biaya, sedangkan perencanaan yang kurang baik dapat menimbulkan
kebocoran anggaran. Perencanaan dan pengendalian sangatlah berkaitan, apabila
perencanaan yang baik tidak didukung dengan pengendalian yang baik maka
perencanaan tersebut tidak digunakan secara efektif sedangkan pada proses
pengendalian tidak dapat dilaksanakan tanpa adanya perencanaan. Pada
pelaksanaan suatu proyek konstruksi salah satu hal yang harus diperhatikan adalah
perencanaan biaya proyek.
Pada penelitian ini pengumpulan data dilakukan dengan cara pengumpulan
data primer, yaitu cara mengumpulkan data yang langsung berdasarkan
keterangan dari responden. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis untuk
mengetahui hal-hal yang biasa dilakukan kontraktor saat perencanaan dan
pengendalian biaya proyek lalu diolah menggunakan mean ( rata ? rata ) dan
standard deviation.
Berdasarkan analisis data maka didapatkan ranking tertinggi dari seluruh
perencanaan biaya proyek yaitu biaya tenaga kerja dengan nilai mean 3,0987 dan
nilai standard deviation 0,6508, dan dari seluruh pengendalian biaya proyek yaitu
faktor waktu pelaporan dengan nilai mean 3,2962 dan nilai standard deviation
0,6769.