Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
BINTANG WARDANI, VICTORIA
Subject
Industri
Datestamp
2014-11-14 12:05:19
Abstract :
Pengukuran kepuasan pelanggan termasuk hal penting yang harus dilakukan
oleh suatu perusahaan secara periodik agar tetap dapat bersaing dengan
perusahaan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kepuasan
pelanggan sehingga dapat melihat variabel yang dilakukan perbaikan dan
mengetahui pengaruh antara kepuasan pelanggan dan adanya program
pendukung terhadap loyalitas pelanggan di Lotte Mart Semarang.
Penelitian ini mengaplikasikan metode Servqual, Analisis Faktor, dan Analisis
Regresi Berganda. Metode Servqual merupakan cara untuk membandingkan
antara harapan konsumen dengan persepsi pelayanan yang diterima. Analisis
Faktor digunakan untuk mengelompokan variabel-variabel yang jumlahnya
banyak ke dalam beberapa faktor yang berpengaruh terhadap kepuasan
pelangan sehingga memudahkan dalam melakukan analisis perbaikan.
Berdasarkan metode Analisis Faktor, atribut yang berpengaruh terhadap
kepuasaan pelanggan Lotte Mart adalah atribut P5T, P23E, P1T, P14RP, dan
P18A. Sedangkan atribut yang mempunyai nilai Gap lima terbesar adalah P7T,
P14RP, P12RP, P5T dan P13RP. Berdasarkan hasil diskusi dengan manajemen
atribut yang diprioritaskan untuk perbaikan adalah P7T, P14RP, P12RP, P23E,
dan P18A.
Usulan perbaikan yang diberikan pada Lotte Mart Semarang antara lain
melakukan perbaikan layout penitipan barang dan customer service, sehingga
walaupun ruangan bercampur tiap bagian ruangan berfungsi sesuai dengan
fungsi masing-masing, penambahan media seperti form khusus yang berisi
keluhan atau saran sehingga dapat menjadi wadah bagi pelanggan untuk
menyalurkan saran dan keluhan mereka.
Setelah itu, digunakan Metode Analisis Regresi Berganda untuk mengetahui
pengaruh antara kepuasan pelanggan dan adanya program pendukung terhadap
loyalitas pelanggan yang didapatkan persamaan Y= 0,556X1 + 0,331X2, yang
artinya kepuasaan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap
loyalitas pelanggan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,556 dan program
pendukung berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan
dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,331.
Hasil yang didapat bahwa masih terjadi kesenjangan antara persepsi dan
harapan pelanggan terhadap kualitas yang membuat kepuasaan pelanggan
belum tercipta secara maksimal.