Abstract :
PT. X akan mengadakan perluasan lantai produksi di lokasi yang berbeda
dengan pabrik lama. Mesin-mesin pada produksi HD akan dipindahkan ke lantai
produksi baru dan akan ada penambahan mesin produksi sebanyak-banyaknya
untuk memaksimumkan kapasitas. Lantai produksi baru berukuran 42 x 160
meter. Fokus penambahan mesin pada mesin rol Senfa dan mesin las potong
ponz.
Penyelesaian masalah ini menggunakan metode perhitungan proporsi antar
bagian proses produksi sehingga didapatkan diagram keterkaitan antar bagian
proses produksi. Diagram proporsi akan digunakan sebagai acuan penambahan
mesin produksi. Gudang barang jadi disusun dengan metode randomized
storage. Barang disimpan dalam gudang berdasarkan kategori dan diberi
identitas agar tidak terjadi penumpukan barang lama. Penyusunan mesin
produksi dan barang jadi dengan mempertimbangkan lebar gang agar
aksesibilitas tercapai.
Desain alternatif layout telah dibuat. total mesin yang dapat dialokasikan pada
alternatif terpilih (alternatif 2) adalah 14 mesin campur bahan, 71 mesin rol
Senfa, dan 42 mesin las potong ponz. Gudang barang jadi yang memudahkan
akses keluar masuk dan tidak terjadi penumpukan barang jadi yang lama.