Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keakuratan prediksi model arus kas metode langsung
dibandingkan dengan metode tidak langsung dalam memprediksi arus kas masa depan. Penelitian
ini membentuk model prediksi arus kas menggunakan arus kas masuk dari aktivitas operasi, arus
kas keluar dari aktivitas operasi, laba bersih, dan akrual. Populasi dalam penelitian ini adalah
Banking and credit agencies industry yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2004-2010.
Sampel diambil menggunakan tekhnik purposive judgement sampling. Jumlah sampel sebanyak
20 perusahaan. Alat analisis yang digunakan yaitu analisis regresi linier data panel untuk
pembentukan model arus kas masa depan, kemudian diuji asumsi dan signifikansinya, serta
penghitungan nilai prediksi arus kas. Penghitungan nilai kesalahan prediksi menggunakan
Absolute Percentage Error (APE). Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang
signifikan diantara kedua metode dimana metode langsung cenderung lebih akurat dibandingkan
metode tidak langsung dalam mempreiksi arus kas masa depan.