Abstract :
Perkembangan bisnis retail yang cukup tinggi di Indonesia tidak terlepas dari perilaku konsumen Indonesia yang sangat gemar berbelanja. Peringkat kedua yang ditempati Indonesia di bawah Hongkong sebagai negara yang menganggap aktivitas belanja sebagai rekreasi menunjukkan bahwa bisnis retail masih berpotensi untuk berkembang, termasuk di dalamnya adalah fashion dan aksesorisnya. Penjualan produk celana jeans selama beberapa tahun belakangan ini selalu menunjukkan peningkatan. Hal ini tidak terlepas dari data bahwa 91% wanita usia muda lebih memilih untuk menggunakan celana jeans ketimbang menggunakan celana bahan lain. Namun demikian seiring dengan perilaku konsumen yang dinamis, potensi menumpuknya jeans bekas yang tidak lagi terpakai juga semakin besar.
Penelitian ini difokuskan pada kebutuhan riset pasar untuk produk kreatif berbahan celana jeans bekas, sehingga potensi pemasaran produk dapat diidentifikasi dengan jelas. Riset pasar dilakukan dengan menggunakan Lembar Kerja untuk mengidentifikasi target customer, dilanjutkan dengan menetapkan hipotesis uji dengan mempertimbangkan data sekunder yang terkait dengan tingkat kompetisi dan potensi dari kompetitor sejenis. Pertanyaan yang dibangun ke dalam sebuah kuesioner akan menangkap minat pasar serta dapat dijadikan sebagai bahan pertimbanganuntuk pengembangan produk kreatif berbahan celana jeans bekas. Metode analisis dilakukan melalui analisis tren, similiaritas, kontradiksi, dan odd groupings terhadap data primer yang telah didapatkan
melalui penyebaran kuesioner.
Hasil dari penelitian riset pasar produk kreatif berbahan celana jeans bekas menyatakan bahwa sebanyak 74,17 % responden menyatakan ketertarikan terhadap produk kreatif berbahan celana jeans bekas. Pernyataan tersebut menunjukkan bahawa produk kreatif berbahan celan jeans bekas mempunyai potensi yang baik untuk berkembang di Kota Yogyakarta.