Abstract :
Pengertian anak tuna grahita sendiri memiliki beberapa pengertian menurut
beberapa ahli, akan tetapi pengertian anak tuna grahita dalam bahasa Indonesia
dikenal dengan nama: lemah pikiran, keterbelakangan mental, cacat grahita dan
tuna grahita. Karena mereka memiliki kecerdasan dibawah rata-rata, sehingga
mereka tidak mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Mereka tidak
mampu memikirkan hal-hal yang abstrak dan berbelit-belit. Demikian juga dalam
pelajaran seperti mengarang, berhitung, dan pelajaran yang bersifat akademik
lainnya.
Pusat Rehabilitasi dan Pengembangan Psikologis Anak-anak Tuna Grahita
ini dilengkapi dengan fasilitas pendidikan, terapi, dan konsultasi. Fsilitas-fasilitas
ini ditujukan untuk mempersiapkan anak-anak yang mengalami ketunaan
sehingga mereka nantinya diharapkan dapat hidup secara mandiri dalam
masyarakat.
Anak penderita tuna grahita memiliki keterbelakangan dari segi fisik,
mental/emosi dan juga dari segi intelektual mereka, sehingga pendekatan dari
segi karakteristik dan perilaku mereka ini yang diterapkan pada desain Pusat
Rehabilitasi dan Pengembangan Psikologis Anak-anak Tuna Grahita untuk dapat
melatih dan mengambangkan kemapuan yang dimiliki oleh anak-anak yang
mengalami ketunaan.