Abstract :
Sosialisasi merupakan salah satu aktivitas hubungan komunitas yang dilakukan perusahaan untuk memberikan informasi kepada komunitasnya agar dapat terbentuk pengertian yang sama antar kedua belah pihak. INPEX Masela
Ltd. sebagai sebuah perusahaan yang pertama kali beroperasi di wilayah Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Provinsi Maluku juga mengadakan sosialisasi agar salah satu komunitasnya, yaitu jemaat Klasis Gereja Protestan Maluku Tanimbar Selatan dapat mengetahui tentang profil perusahaan dan industri hulu minyak dan gas bumi. Sebagaimana sosialisasi merupakan aktivitas komunikasi, maka unsur yang harus diperhitungkan dalam memberikan sosialisasi adalah kualitas komunikator dan kualitas pesan.
Penelitian ini akan menjelaskan mengenai pengaruh kualitas komunikator dan kualitas pesan program sosialisasi terhadap tingkat pengetahuan komunitas. Konsep kualitas komunikator meliputi kredibilitas, daya tarik dan kekuatan. Konsep kualitas pesan meliputi isi dan kejelasan pesan. Sementara itu, konsep tingkat pengetahuan adalah seberapa banyak informasi yang tersimpan dalam ingatan ketika seseorang menerima sebuah informasi. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, metode survei dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data. Hasil data diolah dengan uji korelasi product moment, uji regresi linear sederhana dan uji regresi linear berganda.
Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan data bahwa pengaruh kualitas komunikator dan kualitas pesan program sosialisasi terhadap tingkat pengetahuan adalah sangat kuat. Selain itu, saat keduanya diperhitungkan dalam sosialisasi maka pengaruhnya menjadi lebih besar daripada hanya salah satu variabel saja yang diperhitungkan. Namun, dari hasil analisis diketahui bahwa ada faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi tingkat pengetahuan.