Abstract :
Penelitian aplikasi ekstrak kulit manggis dalam bentuk losion bertujuan
untuk melihat aktivitas antioksidan ekstrak kulit manggis setelah diformulasikan
dengan bahan-bahan komponen losion lain, yang diantaranya substitusi setil
alkohol oleh karaginan sebagai pengemulsi, penstabil dan pengental. Serangkaian
pengujian yang dilakukan meliputi penentuan aktivitas antioksidan ekstak kulit
manggis murni dengan persentase inhibisi DPPH, penentuan aktivitas antioksidan
losion ekstrak kulit manggis dengan konsentrasi 10%, 15% dan 20% dengan
persentase inhibisi DPPH, uji sediaan losion yang meliputi uji total mikrobia, uji
pH, uji viskositas, uji homogenitas, uji daya sebar, uji iritasi pada hewan coba dan
terakhir uji persentase kelembaban pada probandus. Ketiga formulasi losion
memberikan persen inhibisi yang besar terhadap DPPH dengan kisaran 72,994%
- 94, 306%. Derajat keasaman losion berkisar antara 7,34 ? 7,698. Berdasarkan
pengolahan data pengujian dengan ANOVA dan dilanjutkan dengan Duncan
Multiple Range Test (DMRT), ada beda nyata pada perlakuan konsentrasi ekstrak
kulit manggis dalam losion terhadap aktivitas antioksidan, derajat keasaman,
sedangkan pada uji daya sebar losion formula I ada beda nyata terhadap losion
formula II dan III. Uji iritasi pada hewan coba menunjukkan losion formula III
memberikan indeks iritasi paling kecil dibanding formula losion I, II dan kontrol.
Uji kelembaban pada probandus dilanjutkan untuk losion formula III dengan hasil
yang sama antara probandus pria dan wanita yaitu menunjukkan beda nyata antara
persen kelembaban menit ke-0 terhadap persen kelembaban menit ke-5, menit ke-
10 dan menit ke-15