DETAIL DOCUMENT
POTENSI ANTIMIKROBIA KRIM EKSTRAK RANTING PATAH TULANG (Euphorbia tirucalli Linn.) TERHADAP Propionibacterium acnes ATCC 11827 DAN Candida albicans ATCC 24433.
Total View This Week0
Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
Setiorini, Melina Scandinovita
Subject
Tekno Industri 
Datestamp
2015-01-15 12:26:19 
Abstract :
Tanaman patah tulang (Euphorbia tirucalli Linn.) dapat digunakan sebagai antimikrobia terhadap Propionibacterium acnes dan Candida albicans penyebab penyakit kulit yaitu jerawat dan kandidiasis. Serbuk ranting patah tulang dilarutkan aseton, kemudian diekstraksi menggunakan Soxhlet selama 8 jam. Ekstrak dibuat konsentrasi 10, 20, 40, 60, 80, 100% dalam Dimetilsulfoksida (DMSO), lalu diuji daya hambatnya menggunakan metode difusi agar terhadap Propionibacterium acnes dan Candida albicans. Timol 0,5% sebagai kontrol positif. Hasilnya ekstrak 100% yang terbesar daya hambatnya dan konsentrasi 10% memiliki daya hambat terkecil. Selanjutnya dilakukan Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) pada konsentrasi 10, 9, 8, 7, 6, 5%, hasil KHM Propionibacterium acnes 10% dan Candida albicans 6%. Konsentrasi terbaik yaitu 9 dan 10 % dicampurkan pada basis krim tipe minyak/air (M/A) dan diuji daya hambat krimnya terhadap Propionibacterium acnes, sedangkan krim konsentrasi 5 dan 6% dicampurkan pada basis tipe M/A dan dibandingkan daya hambatnya terhadap Candida albicans. Pada pengujian krim ekstrak digunakan basis krim sebagai kontrol negatif, krim Timol 0,5% sebagai kontrol positif Propionibacterium acnes, dan Ketokonazol 2% sebagai kontrol positif Candida albicans. Hasil krim ekstrak ranting patah tulang 10% memiliki kemampuan hambat paling efektif untuk Propionibacterium acnes dan krim konsentrasi 6% untuk Candida albicans 
Institution Info

Universitas Atma Jaya Yogyakarta