Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
Putri Swastihayu, Ignatia Dinary
Subject
Tekno Pangan
Datestamp
2015-01-16 10:45:39
Abstract :
Permen merupakan suatu produk makanan yang disukai oleh semua
kalangan masyarakat. Minat konsumen pada permen yang tinggi terutama pada
permen keras dapat menjadi peluang bagi produsen untuk dijadikan bisnis yang
menguntungkan, namun karena permen ini sangat umum untuk dikonsumsi
masyarakat, produsen biasanya jarang memperhatikan kandungan gizi dalam
membuat permen.Oleh karena itu, perlu adanya inovasi baru yaitu dengan
membuat permen keras dengan bahan dasar serai wangi (Cymbopogon nardus (L.)
Rendle) dan sari buah lemon (Citrus limon (L.) Burm.f.). Serai wangi
mengandung khasiat sebagai peluruh keringat, pengencer dahak, obat kumur dan
penghangat badan karena mengandung sitronela, geraniol dan sitronelol di
dalamnya yang bersifat antiseptik. Untuk meningkatkan aroma, kandungan gizi
dan senyawa aktif permen yang dihasilkan serai wangi akan dikombinasikan
dengan buah lemon. Buah lemon sering digunakan sebagai bahan penyedap,
penyegar dan sebagai hiasan dalam pengelolaan bahan pangan. Rancangan
percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan
dan 3 kali ulangan yang terdiri dari perbandingan variasi antara ekstrak serai
wangi dengan sari buah lemon yaitu 100%:0%, 90%:10%, 80%:20% dan
70%:30%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak serai wangi
dan sari buah lemon yang optimal menghasilkan permen keras adalah 80%:20%
ditinjau dari uji organoleptik dan telah memenuhi SNI jika ditinjau dari kadar air
0,597%, kadar abu 0,088%, kadar sakarosa 71,75 (mg/100ml), ALT dan AKK.
Setelah diolah menjadi permen kadar minyak atsiri serai wangi yang sebelumnya
0,615% ternyata masih terdapat dalam permen keras dipilih dari yang terbaik
sebesar 0,157%.