Abstract :
Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang meningkat dalam tujuh (7) tahun terakhir
menciptakan peningkatan jumlah kaum mapan di Indonesia yang menyebabkan
akselerasi pertumbuhan ekonomi yang akhirnya merubah tuntutan dan perkembangan
ekonomi menjadi suatu fenomena yang membawa gejala perubahan yang
meningkatkan pola hidup dan konsumsi masyarakat Indonesia.
Sarana perbelanjaan berwujud shopping mall menjadi kebutuhan nyata masyarakat
perkotaan yang tak hanya sekadar untuk mewadahi kegiatan berbelanja namun juga
menjadi wadah untuk memenuhi kebutuhan rekreasi, berkegiatan sosial, dan sebagai
bagian dari gaya hidup modern yang pada akhirnya mendorong terjadinya revolusi
perilaku yang mengakibatkan investor maupun peritel berekspansi melalui berbagai
cara untuk memberikan kepuasan konsumen dan menghindari kejenuhan pasar
sehingga menyebabkan perubahan tuntutan bangunan sarana perbelanjaan menjadi
berbagai ragam di tengah perubahan masyarakat sehingga menimbulkan angka
pertumbuhan shopping mall yang fantastis dari tahun ke tahun terutama pada kotakota
di Indonesia. Oleh karena itu, untuk menjawab kebutuhan dan perkembangan
yang terjadi dalam masyarakat diperlukan wadah berupa Shopping Mall yang Mutatif di
Yogyakarta.
Adapun, daya tarik merupakan kunci utama keberhasilan suatu shopping mall agar
dapat menjadi magnet sebuah kota dan merupakan aspek penting untuk menjaring
ketertarikan calon pengunjung dan kesetiaan pengunjung yang merupakan modal
utama keberhasilan suatu sarana perbelanjaan modern. Oleh karenanya untuk
menciptakan suatu bangunan shopping mall yang mampu memberikan daya tarik dan
untuk menghindari kejenuhan (kebosanan) pengunjung harus dimulai dari pengolahan
bentuk dan ruang yang mutatif yang diterjemahkan dari respon terhadap perubahan
yang terjadi dalam masyarakat dan lingkungan serta respon perancang yang
merupakan faktor pendorong perubahan bangunan shopping mall.
Adapun perubahan yang memberikan keberagaman/variasi bentuk dan ruang melalui
pengolahan elemen arsitektur untuk mendapatkan keberagaman pengalaman indera
visual yang merasakan bangunan arsitektur akan diwujudkan dengan X-Mall yang
memaknai perubahan sebagai hasil dari mutasi bentuk dan ruang untuk memberikan
ragam pengalaman dalam berbelanja dan berekreasi.