DETAIL DOCUMENT
Representasi Mooi Indie (Hindia Molek) Dalam Iklan Pariwisata Indonesia (Analisis Semiotika Iklan Pariwisata Televisi (TVC) Versi Feeling Is Believing)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
Stephanie, Rosalia Fergie
Subject
Kajian Media 
Datestamp
2015-01-22 10:10:23 
Abstract :
Pencitraan bangsa Barat terhadap bangsa Timur di era kolonial masih berusaha dilanggengkan hingga saat ini di berbagai media, salah satunya iklan pariwisata. Indonesia, sebagai salah satu negara postkolonial juga memiliki citra warisan kolonial Barat yang masih melekat. Citra keindahan Timur secara geografis juga budaya disebut Mooi Indie. Pelanggengan citra dikotomis antara Barat-Timur menandakan bahwa relasi Barat dan Timur tidak dapat lepas dari ideologi orientalisme. Penelitian ini bertujuan untuk menyingkap, menginterpretasi dan memahami bagaimana pencitraan Indonesia oleh para orientalis melalui praktik kebudayaan, yaitu iklan pariwisata. Dengan menggunakan pendekatan poskolonialisme, metode kualitatif, dan perangkat analisis semiotika tersingkap bahwa di dalam iklan pariwisata terdapat mitos-mitos oposisi biner yang memposisikan Indonesia sebagai obyek pandang (tourist gaze) bagi bangsa Barat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa iklan pariwisata merupakan upaya konstruksi identitas untuk melanggengkan Indonesia sebagai bangsa Mooi Indie pasca kolonial. Dalam sejumlah adegan Mooi Indie direpresentasikan melalui keindahan alam, kesederhanaan dan keramahan masyarakat desa, kedamaian dan ketenangan yang menandakan harmoni milik suatu kawasan wisata. Orientalisme menampilkan tindak petualangan atau penjelajahan sebagai representasi Mooi Indie. Orientalisme mengarahkan penonton Barat untuk menjadwalkan agenda wisata dalam rangka merasakan idealiasi Mooi Indie seperti dicitrakan oleh iklan. 
Institution Info

Universitas Atma Jaya Yogyakarta