DETAIL DOCUMENT
KAJIAN JALUR EVAKUASI DARURAT DI PUSAT PERBELANJAAN RAMAYANA MALL MALIOBORO
Total View This Week0
Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
Hartanto, Martin
Subject
Struktur 
Datestamp
2013-05-03 10:48:55 
Abstract :
Sebuah proyek konstruksi bangunan gedung bertingkat untuk pusat perbelanjaan tidak akan lepas dari Emergency Exit. Emergency Exit sangat penting, karena ketika terjadi keadaan darurat pada suatu gedung, maka hal pertama yang dilakukan adalah keluar dari gedung. Proses keluar dari suatu gedung yang sedang mengalami keadaan darurat, merupakan faktor keselamatan bagi orang ? orang yang berada di dalamnya. Disinilah peran emergency exit sangat dibutuhkan. Semakin baik kualitas struktur emergency exit, maka semakin terjamin keselamatan penghuninya pada saat keadaan darurat. Di dalam emergency exit, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yakni tangga darurat, pintu darurat, lampu emergency, hydrant, APAR, detektor, sprinkler, petunjuk arah, dan lain ? lain. Selain hal ? hal fisik tersebut, hal yang sama pentingnya yakni FSM (Fire System Management). Manajemen sistem kebakaran yakni merupakan struktur organisasi yang mengelola tentang proteksi kebakaran atau keadaan darurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk fisik dan komponen - komponen emergency exit, mengetahui kondisi kelengkapan fasilitas perlindungan manusia, mengetahui struktur organisasi dan sistem kerja pada manajemen penanggulangan keadaan darurat atau FSM (Fire System Management). Penelitian ini dilaksanakan melalui penyebaran kuesioner dengan sasaran respondennya adalah penanggung jawab terhadap emergency exit dan observasi langsung. Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil kuesioner dan hasil observasi terhadap peraturan - peraturan pemerintah untuk mengetahui bagaimana jalur evakuasi darurat pada bangunan gedung tersebut. Hasil analisis data menunjukkan bahwa jalur evakuasi darurat di Ramayana Mall Malioboro menunjukkan nilai yang cukup yaitu 20.85 atau mencapai lebih dari 80% bobot KSKB yang bernilai 25. Ini berarti bahwa kondisi jalur di pusat perbelanjaan di jantung kota Yogyakarta ini sudah cukup memadai meskipun ada beberapa hal yang perlu di perhatikan antara lain ventilasi, jalur evakuasi di luar gedung, jarak pintu keluar.  
Institution Info

Universitas Atma Jaya Yogyakarta