Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
Raditya, Theresia Dyah Okta
Subject
Pembangunan
Datestamp
2015-03-13 08:22:44
Abstract :
Desentralisasi fiskal merupakan salah satu kebijakan yang dilaksanakan pemerintah daerah untuk mengurangi ketimpangan wilayah sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat di suatu wilayah. Salah satu indikator sederhana untuk kesejahteraan rakyat adalah pertumbuhan ekonomi. Namun, kecenderungan yang terjadi di negara berkembang adalah ketimpangan wilayah meningkat searah dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi. Penelitian
ini dilakukan pada kabupaten/kota di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan menggunakan data yang berasal dari Badan Pusat Statistik dan dinas-dinas yang terkait. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh desentralisasi fiskal dan pertumbuhan ekonomi terhadap ketimpangan pendapatan antar wiayah di Daerah Istimewa Yogyakarta secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama, (2) berlaku atau tidaknya hipotesis Kuznet berbentuk kurva U terbalik di Daerah Istimewa Yogykarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) ketimpangan wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta mempunyai kecenderungan meningkat setiap tahun pengamatan. (2) Hipotesis Kuznet mengenai kurva U terbalik berlaku di Daerah Istimewa Yogyakarta dan (3) Derajat desentralisasi fiskal tidak berpengaruh positif terhadap ketimpangan wilayah, pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh positif terhadap ketimpangan wilayah serta derajat desentralisasi fiskal dan pertumbuhan ekonomi secara bersama-sama tidak berpengaruh terhadap ketimpangan wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta.