Abstract :
Perkembangan jumlah proyek konstruksi di Indonesia meningkat pesat. Dalam setiap proyek konstruksi, limbah konstruksi merupakan salah satu masalah yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Limbah konstruksi menjadi salah satu masalah penyebab kerusakan lingkungan. Oleh karena itu manajemen limbah konstruksi yang baik sangat penting dalam rangka meminimalkan terjadinya limbah konstruksi. Manajemen limbah konstruksi juga merupakan salah satu aspek dalam suistanable contruction. Hal ini sangat penting untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup. Metoda pelaksanaan penelitian yaitu dengan tinjauan pustaka yang bersumber dari jurnal, buku, dan media internet.
Metoda pengumpulan data dengan cara pengumpulan kuisioner yang ditujukan kepada Pelaksana Lapangan dan Manajemen Konstruksi proyek. Data yang telah dianalisis disajikan dalam bentuk tabel dan grafik, sedangkan analisis data menggunakan mean, SD, dan analisis ANOVA untuk mengetahui adanya perbedaan manajemen konstruksi di antara sample penelitian. Analisis ANOVA dilakukan berdasarkan 10 parameter yang bersumber dari Green Building Council Indonesia (GBCI).
Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa saat uji per parameter, terdapat perbedaan manajemen limbah konstruksi yang signifikan di antara sample penelitian. Namun saat uji secara keseluruhan parameter, hasilnya tidak ada perbedaan signifikan dalam manajemen limbah konstruksi sample penelitian (pvalue 0,005). Ini menunjukkan H0 ditolak dah H1 diterima.