Abstract :
Penelitian ini dilakukan di perusahaan percetakan
yang berada di daerah Kotabaru, Yogyakarta. Perusahaan
ini beraktivitas dengan waktu kerja tidak normal, yaitu
24 jam sehari. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui faktor utama beban mental pekerja dan
pengaruh faktor tersebut pada kinerja pekerja.
Pengolahan data menggunakan program SWAT. Data
pengurutan 27 kartu SWAT dari operator diolah dengan
program SWAT untuk mengetahui faktor utama beban kerja
mental yang dialami di tempat kerja. Penilaian operator
tentang aktivitas yang dilakukan mengacu pada level
beban kerja dan kuesioner digunakan untuk mengetahui
pengaruh beban kerja yang terjadi. Selain itu, hasil
wawancara kuesioner menujukkan alasan terjadinya
persepsi operator atas beban kerja yang dialami.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiap operator
memiliki faktor beban kerja mental yang berbeda pada
empat operator yang diteliti, dua memiliki beban waktu,
satu memiliki beban usaha mental, dan satu lagi
memiliki beban stres psikologis. Tingkat beban kerja
secara keseluruhan dari keempat operator adalah over
load. Dan pengaruh yang terjadi pada tiap faktor beban
kerja juga berbeda-beda