DETAIL DOCUMENT
PERBEDAAN TINGKAT LIKUIDITAS SAHAM SEBELUM DAN SETELAH PEMECABAN SAHAM Dl BURSA EFEK JAKARTA PERIODE TAHUN 2002-2004
Total View This Week0
Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
Miarso, Hapsoro Wresni
Subject
Akuntansi Manejemen 
Datestamp
2015-05-07 08:18:53 
Abstract :
Pemecahan saham sejauh ini masih merupakan teka teki bagi kalangan analis keuangan, dikarenakan secara langsung tidak mempengaruhi arus kas perusahaan. Pemecahan saham dilakukan perusahaan dikarenakan harga saham yang dinilai terlalu tinggi, sehingga dengan pemecahan saham diharapkan akan menarik minat investor untuk bertransaksi. Likuiditas merupakan ukuran dari jumtah transaksi suatu saham di pasar modal dalam periode waktu tertentu. Semakin tinggi frekuensi transaksi berarti semakin tinggi pula tingkat likuiditas. Investor akan kehilangan gain opportunity atas suatu saham bila saham tersebut tidak tikuid, dikarenakan akan sulit ditransaksikan. Telah banyak penetitian yang dilakukan tentang pemecahan saham. Dari penelitian yang telah ada, terdapat berbagai macam analisis dan kesimpulan yang dapat .' dihimpun dan menunjukkan banyak penelitian mempunyai kesimpulan yang sating mendukung maupun saling bertolakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan apakah pemecahan saham sebagai sebuah corporate event berpenagruh terhadap tingkat likuiditas saham. Dengan menggunakan Trading Volume Activity sebagai indikator tingkat likuiditas dan melakukan uji beda dua rata rata Berpasangan, maka diketahui ada tidaknya perbedaan tingkat likuiditas sebelum dan sesudah pemecahan saham. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat likuiditas saham tidak terdapat perbedaaan antara sebelum dan sesudah pemecahan saham. Hal Teraebut tidak sesuai dengan pengharapan manajemen perusahaan yang mengharapkan peningkatan jumlah saham yang ditransaksikan. 
Institution Info

Universitas Atma Jaya Yogyakarta