Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
Sitorus, Maria Kristina Verawati
Subject
Akuntansi Keuangan
Datestamp
2015-05-18 10:23:35
Abstract :
Setiap organisasi mempunyai tujuan. Organisasi yang bertujuan mencari laba, tujuan utama perusahaan adalah mencapai laba dengan menggunakan sumber-sumber
ekonomi yang dimilikinya, mempertahankan hidup serta meningkatkan kesejahteraan karyawan. Dalam pencapaian tujuan tersebut perusahaan harus mempunyai perencanaan. Perencanaan akan berfungsi dengan baik apabila ada pengendalian. bagi perusahaan manufaktur, kegiatan produksi merupakan kegiatan yang utama. Elemen biaya paling besar dalam perusahaan manufaktur adalah biaya produksi. Biaya produksi merupakan biaya paling dominan dalam mempengaruhi laba perusahaan secara keseluruhan. Oleh karena itu biaya produksi perlu dikendalikan.
Pengendalian biaya produksi dapat diperoleh dengan cara melakukan evaluasi analisis selisih biaya produksi. Analisis biaya produksi merupakan proses menganalisa selisih biaya yang timbul karena perbedaan biaya produksi yang sesungguhnya terjadi dibandingkan dengan biaya produksi standar. Selisih yang terjadi menunjukkan apakah kinerja perusahan sudah baik atau belum.
Selish biaya produksi dapat dijabarkan menjadi selisih biaya bahan baku, selisih biaya tenaga kerja langsung, selisih biaya overhead pabrik, selisih yang terjadi kemudian diuji dengan menggunakan pengujian 1 bepasangan dengan menggunakan perangakat lunak SPSS untuk mengetahui apakah terjai perbedaan yang signifikan antara biaya standar dengan biaya sesungguhnya.