Abstract :
Masyarakat saat ini menuntut kinerja yang prima dan optimal dari aparatur
pemerintah. Kinerja pegawai negeri sipil akan sangat membantu pemerintah
dalam meraih tujuan jangka pendek maupun jangka panjang yang berdampak
pada kepuasan masyarakat. Kinerja pegawai negeri sipil merupakan hasil akhir
yang diharapkan sesuai dengan tujuan organisasi. Beberapa penelitian yang telah
dilakukan berusaha melakukan kajian tentang pengaruh kecerdasan spiritual dan
kecerdasan emosional dengan kinerja pegawai negeri sipil. Sayangnya penelitianpenelitian
sebelumnya menunjukkan hasil yang berbeda-beda, sehingga perlu
adanya penelitian yang kembali mengkaji tentang pengaruh kecerdasan spiritual
dan kecerdasan emosional terhadap kinerja pegawai negeri sipil. Pertanyaan
penelitian yang diajukan dalam penelitian ini adalah
1.Pengaruh kecerdasan spiritual terhadap kinerja pegawai negeri sipil,
2.Pengaruh kecerdasan emosional terhadap kinerja pegawai negeri sipil,
Penelitian ini dilakukan di kantor kecamatan Depok Kabupaten Sleman
Provinsi DIY. Terdapat 100 responden yang telah dipilih sebagai sampel dengan
menggunakan teknik pengambilan sampel berupa random sampling. Metode
pengambilan data adalah dengan menggunakan kuesioner. Teknik analisis data
dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Penelitian menemukan
bahwa seluruh hipotesis dalam penelitian ini telah terbukti secara signifikan.
Kecerdasan spiritual dan kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kinerja pegawai negeri sipil. Implikasi pada penelitian ini adalah
kecerdasan spiritual dan kecerdasan emosional memiliki peran yang sama penting
baik secara individu atau secara bersama-sama dalam meningkatkan kinerja
pegawai negeri sipil.