Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
Bana, Vera Stianita Sarce
Subject
Tekno Lingkungan
Datestamp
2015-07-28 09:18:03
Abstract :
Kadmium (Cd) merupakan salah satu logam berat yang sangat berbahaya
dalam sistem lingkungan hidup. Kadmium biasanya dihasilkan melalui pabrik
pupuk fosfat dan buangan dari industri yang menggunakan bahan bakar batu bara
dan minyak. Penggunaan bahan biologis sebagai penyerap logam berat menjadi
salah satu alternatif pengolahan limbah cair logam berat. Bahan biologis yang
digunakan adalah pektin yang diekstrak dari kulit pisang kepok (Musa
paradisiaca forma typica). Pektin merupakan polimer dari asam D galakturonat
yang memiliki gugus karboksil yang dapat digunakan sebagai penyerap logam
berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pektin kulit pisang
kepok dalam penyerapan logam kadmium dan mengetahui berat pektin dan lama
waktu penyerapan yang efektif dalam menyerap logam kadmium. Kulit pisang
kepok diekstraksi menggunakan suhu 65oC dalam waktu 40 menit untuk
mendapatkan pektin dengan kadar metoksil yang rendah. Pengujian daya serap
pektin terhadap logam kadmium diukur menggunakan Spektrofotometer Serapan
Atom. Pengujian dilakukan terhadap 2 faktor yaitu berat pektin dan lama waktu
penyerapan. Dengan variasi berat pektin 0,5 gram, 1 gram dan 1,5 gram dengan
lama waktu penyerapan 24 jam dan 48 jam. Berdasarkan hasil analisis yang
dilakukan kadar metoksil pektin diperoleh sebesar 6,2% dan mampu menyerap
logam kadmium sebanyak 87,46 %. Berat pektin 0,5 gram dan lama waktu
penyerapan 24 jammampu menyerap logam berat kadmium dengan baik.