DETAIL DOCUMENT
ANALISIS KONDISI DAN PERILAKU PEKERJA KONSTRUKSI TERHADAP IMPLEMENTASI SISTEM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DI PROYEK PEMBANGUNAN SAHID JOGJA LIFESTYLE CITY
Total View This Week0
Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
PUTRANTO, YOHANES BOSCO KRISNA EKA
Subject
Manajemen Konstruksi 
Datestamp
2015-07-29 08:23:12 
Abstract :
Sepanjang tahun 2013, sebanyak 12.745 perusahaan melanggar norma keselamatan dan kesehatan kerja (Suara Pembaharuan, 2014). Minimnya jumlah perusahaan yang menerapkan program K3 sebagian besar disebabkan oleh masih adanya anggapan bahwa program K3 hanya akan menjadi tambahan beban biaya perusahaan. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui kondisi dan perilaku pekerja konstruksi terhadap Implementasi Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan faktor penghambat pekerja dalam menerapkan aturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Proyek Pembangunan Sahid Jogja Lifestyle City. Pengumpulan data yang dilakukan yaitu data primer berupa observasi visual dan wawancara langsung. Data sekunder yang diperoleh berupa dokumentasi perusahaan konstruksi seperti peraturan dan data Alat Pelindung Diri (APD) yang disediakan. Pengolahan data dilakukan dengan metode deskriptif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa PT NKE merupakan perusahaan yang sangat memperhatikan permasalahan K3, terbukti dari sertifikasi yang telah diperoleh. Pada proyek Pembangunan Sahid Jogja Lifestyle City, divisi Health Safety and Environment (HSE) sudah mengimplementasikan Standar Proteksi Keselamatan dan Perlengkapan Kerja Proyek NKE khususnya untuk proteksi tempat kerja, tetapi untuk yang berhubungan dengan perilaku pekerja masih belum maksimal karena masih banyak ditemui pekerja yang belum mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap saat bekerja. Faktor penghambat pekerja mengimplementasikan sistem keselamatan dan kesehatan kerja dalam Proyek Pembangunan Sahid Jogja Lifestyle City yaitu komitmen top manajemen yang tertuang dalam slogan ?every employee is safety officer? belum sepenuhnya diterapkan, pengetahuan pekerja yang masih dasar bahkan kurang terhadap keselamatan dan bahaya dalam proyek konstruksi, persepsi yang masih keliru dalam memandang keselamatan dan bahaya dalam proyek konstruksi, sikap pekerja yang negatif terhadap penggunaan APD, APD yang belum memadahi utnuk semua pekerja konstruksi, bentuk pengawasan yang kaku dan masih banyak toleransi. 
Institution Info

Universitas Atma Jaya Yogyakarta