Abstract :
Beton Mutu tinggi ( high strength concrete ) yang tercantum dalam SNI 03-
6468-2000 ( Pd T-18-1999-03 ) didefinisikan sebagai beton yang mempunyai kuat
tekan yang disyaratkan lebih besar sama dengan 41,4 MPa. Peningkatan mutu beton
dapat dilakukan dengan memberikan bahan tambah atau admixture seperti Glenium
ACE 8590 Jika bahan tambah ini digunakan dengan dosis tertentu dapat
mempermudah pekerjaan campuran beton (workability) untuk diaduk, dituang,
diangkut, dan dipadatkan, dapat mempercepat proses mengeras beton, dan membuat
beton bermutu tinggi secara permanen.
Penelitian ini memvariasikan jumlah penambahan Glenium ACE 8590 pada
beton dengan kadar Fly ash dan pasir kwarsa sebanyak 10% dari berat semen
(variabel terikat). Benda uji yang digunakan berbentuk silinder diameter 15 cm
dengan tinggi 30 cm. Pengujian yang dilakukan adalah kuat tekan umur 7 dan 28 hari,
tarik belah umur 28 hari, dan modulus elastisitas beton umur 28 hari. Variasi yang
digunakan adalah penambahan Glenium sebesar 0%, 0,5%, 1%, dan 1,5% terhadap
berat semen.
Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, diperoleh nilai kuat tekan ratarata
pada 28 hari BN, BG 0,5%, BG 1%, BG 1,5%, berturut-turut adalah 32,3716
MPa, 43,4607 MPa, 45.7856 MPa, 50.9017 MPa,.Kuat tekan beton maksimum terjadi
pada penambahan Glenium sebesar 1,5%. Pada pengujian tarik belah diperoleh hasil
rata-rata pada umur 28 hari BN, BG 0,5%, BG 1%, BG 1,5%, berturut-turut sebesar
2,9427 MPa, 4,2457 MPa, 3,4805 MPa, 4,4461 MPa. Tarik belah beton maksimum
terjadi pada penambahan Glenium 1,5%. Pada pengujian modulus elastisitas,
diperoleh hasil rata-rata pada umur 28 hari BN, BG 0,5%, BG 1%, BG 1,5%,
berturut-turut sebesar 26168,753 MPa, 32567,053 MPa, 44080,386 MPa, 39133,548
MPa. kadar Glenium 1,5% tersebut belum mencapai kadar optimum karena
berdasarkan hasil penelitian kuat tekan beton terus mengalami peningkatan.