Abstract :
Beton merupakan bahan bangunan yang sering digunakan di dunia
konstruksi dikarenakan pembuatannya yang tergolong mudah. Bahan beton
umumnya terdiri dari campuran semen, pasir, kerikil, dan air, namun dengan
perkembangannya beton juga dapat ditambahkan dengan bahan mineral additive
ataupun chemical additive. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas
beton agar sesuai dengan keinginan perencana. Bahan tambah atau admixture
yang digunakan pada penelitian ini adalah Glenium ACE 8590. Penggunaan
Glenium ACE 8590 dapat juga mempermudah campuran beton (workability)
dalam pengadukan, dan pemadatan, dapat mengurangi penggunaan air dalam
jumlah yang banyak dan dapat mempercepat proses mengeras beton dengan kadar
atau dosis tertentu.
Penelitian ini menggunakan kadar persentase Glenium ACE 8590
sebanyak 0,25%, 0,5%, 0,75%, 1%, 1,25%, dan 1,5% dari berat semen yang
digunakan. Benda uji terdiri dari 42 silinder beton dengan diameter 15 cm dan
tinggi 30 cm. Pengujian yang dilakukan adalah kuat tekan, kuat tarik belah, dan
modulus elastisitas beton pada umur 28 hari. Pengurangan air pada beton
campuran glenium sebesar 26,34% dari penggunaan air pada beton normal.
Perencanaan adukan beton menggunakan SNI 03-2834-1993.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, beton dengan campuran
Glenium ACE 8590 memiliki pengurangan air yang cukup tinggi dibanding
dengan beton normal. Beton normal (0% glenium) memiliki fas 0,34 dan beton
lainnya (0,25%-1,5% glenium) memiliki fas 0,25. Hasil pengujian kuat tekan
umur 28 hari dari penggunaan Glenium ACE 8590 sebesar 0% sampai 1,5%
berturut-turut adalah 31,3100 MPa, 9,0177 MPa, 8,7366 MPa, 8,3295 MPa,
16,8655 MPa, 19,7324 MPa, dan 44,7686 MPa. Kuat tekan maksimum terjadi
pada beton dengan campuran glenium sebesar 1,5%. Pada pengujian kuat tarik
belah beton umur beton 28 hari dari penggunaan Glenium ACE 8590 sebesar 0%
sampai 1,5% berturut-turut adalah 3,3956 MPa, 2,6559 MPa, 2,5010 MPa, 2,2482
MPa, 2,5669 MPa, 3,0572 MPa dan 4,1759 MPa. Kuat tarik belah beton
maksimum terjadi pada beton dengan campuran glenium sebesar 1,5%. Pada
pengujian modulus elastisitas beton, modulus elastisitas maksimum terjadi pada
beton dengan campuran glenium sebesar 1,5%. Berikut ini hasil modulus
elastisitas beton berurutan dari campuran Glenium ACE 8590 0% sampai 1,5%
adalah 21626,000 MPa, 8070,5000 MPa, 7622,5000 MPa, 5004,0000 MPa,
10789,0000 MPa, 16154,5000 MPa, dan 29124,5000 MPa.