Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
PRADANA, VINCENTIUS GILANG PUTRA
Subject
Teknologi Arsitektural
Datestamp
2015-08-05 09:56:00
Abstract :
Orang Muda Katolik (OMK) hidup di tengah dunia yang tidak stagnan melainkan
senantiasa berubah-ubah. Dalam beberapa aspek kehidupan, muncul sikap tak mau tahu,
individualisme, sikap oportunis dengan selalu melihat keuntungan bagi diri sendiri,
ketidakrelaan untuk berkorban dan instan. Keadaan seperti ini -disadari atau tidak- juga
dialami dan ikut mempengaruhi OMK dalam berdinamika, baik di dalam maupun di luar
Gereja. Dalam kondisi yang seperti ini Gereja ingin melihat peran konkret kaum muda dengan
tetap berpegang teguh pada nilai-nilai kemanusiaan. Dari harapan tersebut, maka perlu suatu
wadah pembinaan dan pengembangan OMK. Secara umum, OMK perlu mendapatkan
pembinaan dalam bidang spiritualitas dan sosialitas secara dasar iman kristiani untuk
mendorong tumbuhnya pengetahuan dan penghayatan iman.
Kevikepan Yogyakarta dengan latar belakang keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta
sebagai Kota Pelajar yang mengundang ketertarikan orang muda secara umum untuk ikut
merasakan atmosfer pendidikan di Yogyakarta dinilai perlu mewadahi kegiatan pembinaan
OMK.
Pembinaan dan pengembangan perlu terbuka terhadap berbagai varian pembelajaran
salah satunya adalah semangat yang ingin disampaikan pada penyelenggaraan pembinaan.
Semangat yang ingin dibangun adalah semangat pengalaman-refleksi-aksi. Sebagai manusia
pembelajar OMK diharapkan dapat mengambil nilai-nilai dari pengalaman yang diperoleh
dengan refleksi untuk dapat menentukan langkah dalam beraksi di masa yang akan datang,
terutama sebagai generasi penentu Gereja. Pembelajaran juga semestnya terbuka terhadap
nilai-nilai baik yang ditawarkan yang salah satunya berasal dari teladan kristiani. Dalam hal
ini, teladan yang diambil adalah teladan dari para murid Yesus. Prinsip-prinsip tersebut
merupakan pertimbangan yang digunakan untuk mewujudkan Pusat Pembinaan dan
Pengembangan OMK Kevikepan Yogyakarta di Yogyakarta.
Pusat Pembinaan dan Pengembangan OMK Kevikepan Yogyakarta di Yogyakarta akan
diwujudkan dengan pendekatan semiotika semantik (simbolisasi) mengenai perjalanan muridmurid
Yesus dan diterjemahkan melalui tata ruang luar yang berkaitan sirkulasi serta melalui
tata ruang dalam.