Abstract :
Satu hal yang cukup menarik dari Endank Soekamti, grup band asal Yogyakarta yang
beranggotakan Erik (vokal,bass), Dori(gitar, vokal), Ari(dram) adalah kebangkitan mereka
setelah sempat mendapat larangan bermain di ibu kota selama satu tahun.
Dari pengalaman seperti itu yang menarik adalah bagaimana band seperti Endank Soekamti bisa
bertahan. Bagaimana mereka bisa bangkit kembali dan berjaya dibawah bendera
NAGASWARA. Bagaimana mereka saat ini memiliki fan base yang kuat dan solid. Sehingga
jadwal panggung mereka pun semakin padat, dan dalam setiap penampilannya selalu penuh
dengan penonton. Menurut catatan sekitar 5000 orang yang mengaku sebagai kamtis family
selalu hadir dalam setiap pementasan ES di pulau Jawa. Semua ini tentu karena keberhasilan
pihak band dan manajemennya untuk menjalin dan menjaga citra yang baik dengan Kamtis,
terutama di daerah Yogyakarta, asal dari trio ini memulai karier. Bahkan saat ini Endank
Soekamti tercatat sebagai satu-satunya band yang memiliki radio streaming, sebagai salah satu
aset penting mereka. Menurut kabar yang beredar mereka bahkan akan membuat stasiun televisi
sendiri, meskipun dengan konsep on-line.
Dari data di atas, terlihat bagaimana setiap band berusaha keras untuk menjaga komunikasi
dengan penggemarnya melalui berbagai fasilitas. Kesemuanya memiliki tujuan yang sama,
menjalin komunikasi yang baik dengan penggemar, sehingga dapat menciptakan sebuah citra
yang positif bagi band tersebut. Melihat data di atas, terlihat jelas Endank Soekamti merupakan
band yang berjuang keras untuk menciptakan citra positif tersebut. Terbukti dengan banyaknya
fasilitas yang diberikan bagi penggemar untuk lebih dekat dengan mereka. Oleh karena itu,
dalam penelitian ini peneliti akan fokus kepada kepada Endank Soekamti dan penggemarnya.
Apakah mereka tahu betul tentang kisah buruk Endank Soekamti di Jakarta beberapa tahun silam
dan apakah citra yang dimiliki Endank Soekamti telah mempengaruhi mereka untuk menjadi
penggemar yang loyal.
Penelitian ini memberikan bukti bahwa persepsi dan pengetahuan mampu mempengaruhi atau
membentuk citra, sedangkan citra mampu mempengaruhi loyalitas penggem