Abstract :
Green costing atau biaya lingkungan adalah biaya yang terjadi karena
kualitas lingkungan yang buruk. Tujuan dari biaya lingkungan adalah untuk
memperbaiki kinerja dari lingkungan dengan memberikan perhatian dan
perawatan bagi lingkungan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penerapan
green costing yang dilakukan oleh The Sahid Rich Jogja Hotel khususnya dalam
hal penggunaan air bersih sebagai salah satu sumber daya alam yang digunakan
oleh hotel untuk menjalankan aktivitas bisnisnya dan seperti apakah tanggung
jawab yang dilakukan oleh The Sahid Rich Jogja Hotel untuk membantu
mengurangi dampak kerugian lingkungan. Data yang digunakan dalam penelitian
ini merupakan data primer yang bersumber langsung dari The Sahid Rich Jogja
Hotel. Perhitungan biaya lingkungan yang dilakukan dengan menggunakan
metode depresiasi yang termuat dalam jurnal ilmiah yang berjudul
?ENVIRONMENTAL COSTING OF SEWAGE DISCHARGED BY HOTELS
IN HONG KONG?.
Komponen biaya lingkungan The Sahid Rich Jogja Hotel terdiri
dari biaya penggunaan air bersih yang menggunakan air tanah dan biaya
operasional instalasi pengolahan air limbah hotel. Berdasarkan hal itu dapat
dihitung dan diketahui biaya penggunaan sumber daya alam air bersihnya.
Apabila dibandingkan dengan penggunaan air bersih dari PAM maka biaya yang
akan dibayarkan oleh hotel akan lebih tinggi. Hasilnya, terdapat perbedaan yang
cukup signifikan dari segi biaya. Perbedaan biaya tersebut dapat dialokasikan
untuk kegiatan penghijauan lainnya yang menyokong lingkungan khususnya
perlindungan terhadap air bersih.