Abstract :
Perusahaan harus dapat menciptakan kepuasan kerja karyawan sebagai salah satu upaya
merealisasikan tujuan perusahaan. Saat karyawan memiliki kepuasan kerja yang tinggi, maka
tidak diragukan lagi karyawan akan mempunyai semangat, tanggung jawab yang tinggi,
selalu melindungi dan berpikir bagaimana memajukan perusahaan semaksimal mungkin.
Faktor sosial merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi terciptanya kepuasan kerja.
Faktor ini berhubungan dengan interaksi sosial yang terjalin, baik antara sesama karyawan,
antara karyawan dengan atasan, maupun antara karyawan yang berbeda jenis pekerjaannya.
Organisasi yang kurang berhasil dalam komunikasi akan membawa akibat buruk terhadap
efektivitas organisasi, bahkan dapat menyebabkan runtuhnya organisasi. Pemimpin sebagai
bagian penting dalam organisasi harus memiliki ketrampilan komunikasi yang baik sehingga
dapat mendorong terciptanya lingkungan komunikasi yang baik pula. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui hubungan antara ketrampilan komunikasi kepemimpinan dengan kepuasan
kerja karyawan di PT Telkom Area Yogyakarta, Tbk. Metode penelitian adalah penelitian
survei dengan tipe explanatory research. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh jumlah
populasi karena peneliti ingin melihat secara keseluruhan dan untuk menghasilkan kualitas
data yang baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara ketrampilan
komunikasi kepemimpinan dengan kepuasan komunikasi dengan koefisien korelasi atau
r=0.235 (23.5%). Selain itu, didapati pula adanya hubungan antara kepuasan komunikasi
dengan kepuasan kerja karyawan dengan koefisien korelasi atau r=0.400 (40%). Sedangkan
antara ketrampilan komunikasi kepemimpinan dengan kepuasan kerja karyawan ditemukan
tidak memiliki hubungan. Hal ini diperlihatkan melalui koefisien korelasi atau r=0.067
(6.7%). Maka, dapat disimpulkan bahwa peningkatan ketrampilan komunikasi kepemimpinan
akan mempengaruhi peningkatan kepuasan komunikasi. Kemudian dengan adanya
peningkatan kepuasan komunikasi maka kepuasan kerja karyawan juga akan semakin
meningkat. Dengan demikian, diharapkan bagi perusahaan yang ingin meningkatkan
kepuasan kerja karyawannya, dapat dilakukan dengan meningkatkan kepuasan komunikasi
dan ketrampilan komunikasi kepemimpinan terlebih dahulu.