Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
ASTARDI, MARTIN OCTAVIANUS
Subject
Industri
Datestamp
2015-08-14 11:25:39
Abstract :
Setiap usaha dan/atau kegiatan pasti memiliki dampak, baik dampak positif
ataupun dampak negatif bagi lingkungan hidup. Industri Garmen CV. Evergreen
Buana Prima Sandang memiliki dampak tidak penting bagi lingkungan hidup dan
termasuk dalam kriteria jenis usaha dan/atau kegiatan yang wajib membuat
dokumen UKL-UPL, sesuai Keputusan Bupati Sleman No.17/Kep.KDH/A/2004.
Penelitian ini membahas perencanaan manajemen lingkungan hidup Industri
Garmen yang berlokasi di Jalan Melati, Desa Purwomartani, Kecamatan
Kalasan, Kabupaten Sleman. Perencanaan lingkungan hidup ini bertujuan untuk
membuat dokumen lingkungan hidup wajib, yaitu UKL-UPL, sebagai syarat
memperoleh izin lingkungan pemberlakuan usaha dan/atau kegiatan Industri
Garmen.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Alasan
penggunaan metode ini karena metode ini menggambarkan lingkungan hidup
berdasarkan sumber dan fakta yang ada. Penelitian difokuskan untuk
menganalisis dampak, jenis dampak, sumber dampak dan besaran dampak dari
kegiatan pra konstruksi sampai operasional industri garmen (CV. Evergreen
Buana Prima Sandang).
Penyusunan perencanaan manajemen lingkungan hidup didasari oleh peraturanperaturan
negara maupun peraturan daerah, standar nasional Indonesia serta
kajian lingkungan yang relevan. Hasil analisis menyebutkan bahwa terdapat 19
jenis dampak yang dihasilkan oleh 20 sumber dampak dari aktivitas pra
konstruksi, konstruksi dan operasional industri garmen. Perencanaan upaya
pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup industri garmen secara ringkas
disajikan dalam matriks pada Tabel 5.33. sampai Tabel 5.38. Perencanaan
manajemen lingkungan hidup ini selanjutnya wajib digunakan sebagai pedoman
pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup oleh pemrakarsa, sehingga
kelestarian lingkungan hidup di sekitar usaha dan/atau kegiatan dapat terjaga.