Abstract :
Penelitian ini adalah menyatukan dua buah teknologi yaitu mesin 3D Printer
Objet 30 Pro yang tergolong dalam teknologi Aditive Manufacturing dengan
teknologi Spin Casting. Penggabungan ini ditujukan untuk mempercepat proses
produksi souvenir artistik. Latar belakang penelitian ini berawal dari kemampuan
Laboratorium Proses Produksi UAJY membuat prototype dengan sangat cepat
menggunakan mesin 3D Printer Objet 30 Pro. Sedangkan dalam pembuatan
souvenir artistik, Laboratorium Proses Produksi membutuhkan waktu permesinan
yang cukup lama. Latar belakang berlanjut di Balai Besar Kerajinan dan Batik
(BBKB) Yogyakarta. Balai milik pemerintah ini melayani pelatihan-pelatihan untuk
membantu industri kecil yang bergerak di bidang souvenir agar lebih
berkembang. Selama ini industri souvenir di Yogyakarta dan Balai Besar
Kerajinan dan Batik memproduksi souvenir dengan Spin Casting.
Penelitian ini juga menguji ketahanan material Verowhite Plus menjadi master
produk. Mesin 3D printer akan berfungsi memproduksi master produk, dan
teknologi Spin Casting menjadi metode produksi masal untuk souvenir artistik.
Penulis memilih brainstorming sebagai cara mengumpulkan data terkait
kemampuan produksi BBKB. Metode pemilihan desain prototype menggunakan
metode weighted objective, dan analisis permesinan menggunakan fishbone
diagram.
Material cetakan yang digunakan yaitu stv silicone rubber dari Castaldo Gelato
tipe fuschea. Material ini mencapai kematangan silicone pada suhu 180 derajat
Celcius dan divulcanizing selama 1 jam. Master produk dengan material
Verowhite membutuhkan pelumas pelindung agar tidak rusak pada saat
pembuatan cetakan ini. Souvenir diproduksi dengan material timah putih. Satu
buah cetakan dapat diisi dengan 5 produk berbeda, tetapi proses pengecoran
akan lebih mudah untuk 5 produk yang sama. Kolaborasi teknologi ini
menghasilkan waktu produksi yang singkat yaitu 5 jam 31 menit.