Abstract :
Komunikasi partisipatif adalah model komunikasi yang memberikan kesempatan kepada suatu
kelompok atau komunitas masyarakat untuk memproduksi dan mengelola informasi secara mandiri.
Model ini mengakomodasi perspektif-perspektif masyarakat yang sebelumnya kurang diapresiasi
pada model komunikasi pembangunan yang searah (tanpa proses dialog dan menempatkan
pemerintah sebagai pihak yang berkuasa menentukan arah pembangunan). Melalui komunikasi
partisipatif, masyarakat mampu memberdayakan diri dan mempekuat perannya di dalam
pembangunan. Komunikasi partisipatif dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai macam
medium. Pada penelitian ini, peneliti memfokuskan kegiatan komunikasi partisipatif yang
dilakukan melalui medium fotografi. Kekuatan visual yang mampu mencairkan kesenjangan bahasa
oral, membuat fotografi menjadi medium yang digunakan oleh kegiatan komunikasi partisipatif.
Pada penelitian ini, peneliti membahas mengenai proses kegiatan komunikasi partisipatif melalui
medium foto pada program Panda Click yang digunakan oleh organisasi lingkungan hidup World
Wildlife Fund for Nature (WWF) Indonesia program Kalimantan Barat. Lokasi penelitian dilakkan
di desa Teluk Aur, Kapuas Hulu. Peneliti menggunakan penelitian studi kasus yang sifatnya
deskriptif kualitatif untuk meneliti topik tersebut. Hasil penelitian menemukan bahwa warga belum
bisa mengorganisasi dirinya, terutama pada proses pasca produksi secara mandiri dalam waktu
singkat. Proses pengorganisasian komunikasi melalui medium fotografi pada program Panda Click
dilakukan secara gradual dengan melibatkan WWF sebagai partner. Pada konteks perubahan
masyarakat, program komunikasi partisipatif perlu bekerjasama dengan kegiatan lain yang juga
berfokus kepada terjadinya perubahan positif masyarakat. Melalui jaringan kerjasama dengan
programprogram lain, fotografi dapat berperan dalam terbentuknya perubahan masyarakat menuju
kehidupan yang lebih baik.