DETAIL DOCUMENT
PROFILING JENDERAL SOEDIRMAN DALAM MAJALAH TEMPO (Analisis Framing Jenderal Soedirman dalam Laporan Khusus Majalah TEMPO Edisi 12-18 November 2012)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
Murti, Timatius Aprilius Raka Siwi Wahyu
Subject
Jurnalisme 
Datestamp
2015-08-20 09:45:25 
Abstract :
Masyarakat Indonesia, semasa pemerintahan Orde Baru, dihadapkan pada cerita sejarah yang dimanipulasi para penguasa demi kepentingan rezim yang berjalan. Cerita-cerita sejarah dimanipulasi sehingga masyarakat tidak dapat mengenali sejarah sebenarnya dan jasa para pahlawan. Jenderal Soedirman adalah salah seorang tokoh yang paling dimanipulasi dalam sejarah Indonesia. Pemerintah menggunakan Jenderal Soedirman sebagai tameng legitimasi kekuasaan. Jenderal Soedirman ditampilkan sebagai seorang pahlawan besar namun tampilan tersebut ditunggangi maksudmaksud tertentu oleh setiap generasi pemimpin bangsa. TEMPO merupakan majalah berita mingguan yang secara konstan telah menerbitkan rangkaian edisi khusus tokoh sejarah Indonesia. Hal ini menunjukkan kepedulian TEMPO terhadap cerita sejarah Indonesia yang selama ini telah dimanipulasi. TEMPO mempunyai visi untuk menjadi acuan proses meningkatkan kebebasan rakyat dalam berpikir dan mengutarakan pendapat. TEMPO berusaha menampilkan gambaran utuh tentang seorang tokoh pahlawan demi menciptakan kebenaran informasi. Penelitian ini melihat bagaimana profil Jenderal Soedirman ditampilkan TEMPO dalam sebuah gambaran utuh demi meluruskan cerita-cerita sejarah yang sudah lama berkembang di masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis framing Gamson dan Modigliani sebagai pisau untuk membedah teks artikel laporan khusus TEMPO. Proses framing tersebut kemudian diterjemahkan menurut teori framing sebagai efek media oleh Dietram Scheufele. Penelitian ini menemukan tiga profil Jenderal Soedirman yang ingin ditampilkan oleh TEMPO. Pertama, Jenderal Soedirman benar ditampilkan sebagai seorang pahlawan sejati. Kedua, Jenderal Soedirman ditampilkan sebagai sosok pribadi yang sama dengan manusia lainnya. Ketiga, Jenderal Soedirman ditampilkan sebagai sosok yang dimanfaatkan demi kepentingan penguasa. Kata kunci: Framing, TEMPO, Gamson 
Institution Info

Universitas Atma Jaya Yogyakarta