Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
Simanjuntak, Yolandri L. F.
Subject
Public Relations
Datestamp
2015-08-21 09:17:53
Abstract :
Penelitian ini membahas proses sosialisasi budaya organisasi yang dilakukan
oleh sekolah alternatif Sanggar Anak Alam (SALAM) kepada fasilitatornya.
Menggunakan metode studi kasus deskriptif penelitian ini berusaha menggambarkan
dan menunjukkan lipatan-lipatan proses sosialisasi nilai organisasi di sekolah
SALAM. Pada penelitian ini penulis menggunakan tipe studi kasus deskriptif, dimana
hasil dari penelitian akan dapat memberikan gambaran dan memaparkan konsepkonsep
penelitian secara mendalam mengenai mekanisme komunikasi yang telah
diajukan dalam landasan teori. Selain itu, penelitian deskriptif itu tidak mencari atau
menjelaskan hubungan, tidak menguji hipotesis atau membuat prediksi
Dalam temuannya dapat dilihat bahwa sebagai organisasi non-formal yang
bergerak di bidang pendidikan, sekolah Alternatif SALAM menggunakan model
komunikasi dengan menekankan dialog. Sosialisasi tidak dianggap sebagai bentuk
penyampaian doktrin, namun komunikasi yang sirkuler, karena melibatkan negosiasi
antara subjek-subjek di dalamnya. Dengan prinsip ?Mendengar, saya lupa; Melihat,
saya ingat; Melakukan, saya paham; Menemukan sendiri, saya kuasai?, nilai budaya
dianggap sebagai bagian dari arsitektur ruang sosial tertentu, di mana elemen-elemen
penyusunnya terdiri dari 3: Dialog, pengalaman dan pembelajaran serta pelajaran
secara kontekstual.
Kesimpulan yang diambil dari penelitian ini adalah proses sosialisasi di
SALAM dibagi atas tiga tahapan; Diskusi, Simulasi, dan Evaluasi. Namun, Sekolah
SALAM perlu membuat evaluasi untuk para fasilitator terkait pemahaman prinsip
serta membuat rekaman serta pengarsipan peristiwa yang terjadi terkait peristiwa
yang dihadapi fasilitator agar bisa dijadikan bahan pelajaran bagi fasilitator baru,
maupun kelompok baru yang hendak membuat gerakan yang sama