Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan estetika foto
dalam iklan dimajalah Femina yang digunakan oleh Kosmetik Revlon pada tahun
2000 hingga 2014. Masalah pada penelitian ini adalah bagaimana perkembangan
estetika foto dalam iklan Kosmetik Revlon pada tahun 2000 hingga 2014 dalam
media cetak dimajalah Femina. Teori yang digunakan adalah Social Judgement
Theorydan teori Estetika komponen didalamnya meliputi The law of unity (kesatuan)¸ the
law of variety (variasi), the law of balance (keseimbangan).
Jenis penelitian yang akan digunakan peneliti adalah kualitatif dengan
metode studi dokumen. Dokumen yang dijadikan sumber data pada penelitian
diambil dari dokumen berupa majalah Femina lalu dianalisis bagaimana
perkembangan estetika pada iklan Revlon.
Perkembangan estetika foto menghasilkan perbedaan yang sangat signifikan.
Pewarnaan, pengambilan foto, efek visual, penegasan pada font yang digunakan
disesuaikan dengan varian produk dan konsepiklan yang ditampilkan oleh Revlon.
Revlon selalu mengutamakan konsep sexy, glamour dan berani sesuai dengan visi
yang dimiliki oleh Revlon. Pengaplikasian konsep pada setiap unsur atau
komponen iklan Revlon pada majalah Femina tersusun sesuai dengan setiap
pedoman estetika yang terdiri dari kesatuan, variasi dan keseimbangan.Sesuai
dengan perkembangan zaman, iklan Revlon pun mengalami perubahan yang
cukup signifikan. Warna yang diambil untuk iklan pun semakin menarik pembaca
majalah Femina.
Untuk dapat membentuk estetika, sebuah iklan harus dapat
mengaplikasikan konsep produk, periklanan dan segmentasi pasar ke dalam unsur
atau komponen setiap iklan. Misalkan saja dalam iklan Revlon ini, iklan ini dapat
mengaplikasikan konsep brand sexy dan glamour sesuai dengan visi yang dimiliki
Revlon. Sehingga ketika iklan itu diterbitkan calon pembaca ataupun konsumen
dapat menilai dan memiliki presepsi sendiri terhadap iklan Revlon entah itu
menerima pesan, menolak pesan ataupun netral tidak memilih dan menolak pesan