Abstract :
Presentasi dari seorang komunikator yang informatif, menarik dan mempunyai
kredibilitas tentunya bisa menimbulkan minat komunikan untuk memenuhi apa yang
diinginkan komunikator. Humas PT. PLN (Persero) APJ Yogyakarta sebagai
komunikator dalam program sosialisasi listrik pintar di Pedukuhan Sawah mempunyai
kredibilitas yang tinggi dalam hal sosialisasi dengan tujuan agar dapat menimbulkan
minat beli dari masyarakat Pedukuhan Sawah untuk menggunakan listrik pintar. Hal
ini dilihal dari tingginya nilai mean yang di hasilkan variabel kredibilitas komunikator
yaitu 24,39. Sedangkan teori yang dipakai antara lain social judgement theory dan
elaboration likelihood theory,
Tipe penelitian ini adalah penelitian korelasional. Instrumen pengumpulan
data penelitian ini adalah kuesioner dan menggunakan skala Likert dan Guttman.
Analisis data penelitian ini adalah analisis eksplanatif menggunakan analisis korelasi
pearson?s product moment dan teknik korelasi parsial.
Berdasarkan hasil uji validitas dan realibilitas pada variabel kredibilitas
komunikator semua instrument dinyatakan valid dan reliabel. Hasil uji skalabilitas
dan reproduksibilitas pada variabel minat beli semua instrumen dinyatakan valid dan
reliabel. Berdasarkan uji analisis korelasi product moment, diperoleh hasil bahwa
variabel tingkat kredibilitas komunikator memiliki hubungan atau korelasi yang
signifikan terhadap variabel minat beli dengan nilai korelasi 0,594 dengan signifikansi
0,000 masuk dalam kategori koefisien korelasi sedang dan koefisien korelasi positif
dan searah artinya tingkat kredibilitas komunikator semakin tinggi maka minat beli
juga semakin tinggi. Berdasarkan uji korelasi parsial terhadap variabel kredibilitas
komunikator dengan minat beli dikontrol oleh variabel tingkat pendidikan diperoleh
hasil korelasi sebesar 0,601 dengan signifikansi 0,000 masuk dalam kategori koefisien
korelasi kuat. Koefisien korelasi positif dan searah artinya jika variabel kredibilitas
komunikator meningkat maka minat beli juga akan semakin meningkat. Peran
variabel tingkat pendidikan sebagai variabel kontrol ialah melemahkan korelasi yang
terjadi antara variabel kredibilitas komunikator dengan minat beli.
Sehingga saran penulis ialah sebaiknya nilai kredibilitas dari presentator atau
komunikator yang mewakili PT. PLN (Persero) APJ Yogyakarta lebih ditingkatkan
lagi baik dari segi gaya berpakaian, penampilan, tutur kata, karakter kepribadian, jujur
dalam menyampaikan pesan, dan menguasai serta handal dalam penyampaian pesan.