Abstract :
Atas dasar refleksi kritis akan teks berita media massa yang memiliki pengaruh besar
dalam membangun pemahaman masyarakat mengenai gejolak teror penembakan khususnya
penembakan aparat polisi Bripka Sukardi, penelitian ini bertujuan untuk membedah struktur
naratif teks berita Majalah Tempo berjudul ?Pria Tegap Pembunuh Sukardi,? dengan struktur
naratif Seymour Chatman dengan dua elemen utama yakni cerita (story) dan wacana
(discource). Proses pembedahan struktur narasi teks berita ditemukan bahwa (1) unsur
dramatisasi dikonstruksi oleh pembuat cerita melalui struktur plot, relasi antar karakter,
pemunculan kontingensi, dan waktu penceritaan dimana urutan (order) penceritaan tersusun
secara anakronis, adanya pengulangan peristiwa tertentu melalui kontingensi, serta durasi; (2)
strategi pengkomunikasian (discourse/wacana) cerita mendramatisasi peristiwa penembakan
Bripka Sukardi yang teridentifikasi melalui struktur transmisi narasi (waktu cerita dan
penceritaan, sumber atau otoritas cerita, dan sudut pandang) serta manifestasi teks yang
teridentifikasi lewat penampilan unsur verbal dan pantomim lewat ekspresi wajah dan tubuh
yang merepresentasikan situasi emosional tertentu.