Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
Chandrawati, Riesa Christine
Subject
Public Relations
Datestamp
2015-08-25 10:53:56
Abstract :
Latar belakang penelitian ini merujuk pada organisasi nonprofit merupakan suatu
sistem yang didalamnya terdiri dari aturan dan sumber daya yang menjadi struktur
organisasi tersebut. Struktur tersebut didesain oleh manusia yang ada dalam
organisasi dan karena itu tidak sempurna. Organisasi kerap kali menyusun kembali
struktur yang ada untuk menyempurnakan sesuai tujuan organisasinya. Aksara
memutuskan untuk melakukan strukturasi dengan mereproduksi aturan yang selama
ini dimiliki yaitu AD/ART. AD/ART merupakan pedoman yang berisi aturan-aturan
yang selama ini digunakan anggota Aksara dalam menjalankan kegiatan
organisasinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strukturasi
penyempurnaan AD/ART di Aksara Yogyakarta.
Strukturasi pada Aksara sesuai dengan teori strukturasi yang telah dikembangkan
oleh Marshall Scott Poole. Strukturasi menjelaskan tentang kelompok dan organisasi
diproduksi, direproduksi dan ditransformasi melalui pemakaian aturan dan sumber
daya oleh anggota organisasi sampai pada pengambilan keputusan. Teori ini
memaparkan mengenai elemen-elemen yan terkait dan berperan dalam penstrukturan
yang dilakukan organisasi yaitu agensi dan refleksivitas, dualitas struktur dan
integrasi sosial. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan
mendeskripsikan strukturasi penyempurnaan AD/ART di Aksara Yogyakarta.
Strukturasi penyempurnaan AD/ART di Aksara dilakukan oleh tim penyusun yang
merupakan agen yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Selain itu dalam strukturasi
tersebut tim penyusun menggunakan aturan serta sumber daya atau kekuasaan yang
dimiliki tim penyusun yaitu kekuasaan pakar, penghargaan dan legitimasi. Dalam
proses pengambilan keputusan mengenai isi AD/ART, Aksara melalui jalur
berorientasi solusi dan berlangsung dalam proses lama. Berdasarkan penelitian ini
dapat disimpulkan bahwa aturan dan sumber daya yang dimiliki organisasi memang
memiliki dampak bagi organisasi untuk menentukan batasan dan menuntun perilaku
yang seharusnya anggota organisasi lakukan dalam komunikasi organisasi.