Abstract :
Penggunaan teamwork pada proyek konstruksi yang semakin marak dan ditunjang dengan persaingan di bidang jasa konstruksi yang semakin ketat menjelang diberlakukannya AFTA 2003, membuka peluang masuknya pelaku bisnis dari luar negeri ke Indonesia. Dalam teamwork tersebut dibutuhkan komunikasi yang baik dengan cara meminimalkan hambatan dalam proses komunikasi, sehingga kedua belah pihak saling memahami dengan demikian dapat menciptakan iklim kerja yang kondusif, sehingga memudahkan pencapaian sasaran proyek konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor hambatan komunikasi dalam teamwork dengan partner asing serta mengetahui pangaruhnya terhadap iklim kerja yang dirasakan pada proyek konstruksi. Penelitian ini dilakukan dengan menyebar kuisioner pada kontraktor kelas besar yang mempunyai head office di Jakarta dan Bandung. Analisis yang digunakan adalah analisis descriptive statistics dan korelasi produk momen Pearson serta regresi berganda metode stepwise. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis diskriptif hambatan komunikasi dalam teamwork dengan partner asing adalah diatas rata-rata. Analisis Pengaruh hambatan komunikasi terhadap iklim kerja pada proyek konstruksi menggunakan metoda korelasi Pearson menunjukkan hasil adanya hubungan ataupun pengaruh yang cukup besar dan signifikan. Pada regresi Linier berganda terdapat dua parameter pada hambatan komunikasi yang berpengaruh cukup signifikan terhadap iklim kerja dan menunjukkan adanya hubungan linier positif, yaitu selective perception (X2) dan language (X5), dengan persamaan regresi : Y = 0,470 + 0,536 X2 + 0,252X5.