Abstract :
Kurangnya minat membaca pada mahasiswa khususnya menjadi perhatian
bagi lembaga pendidikan, karena membaca dapat menambah wawasan,
pengetahuan dan informasi yang dimiliki sehingga dapat mempengaruhi prestasi
akademik mahasiswa. Salah satu fasilitas yang mendukung hal tersebut adalah
fasilitas perpustakaan. Penelitian ini akan menggunakan dua metode yaitu
algoritma K-Means dan Fuzzy C-Means dimana dari hasil kedua algoritma
tersebut akan dibandingkan untuk menentukan algoritma yang sesuai dalam
menganalisa karakteristik mahasiswa berdasarkan kunjungan ke perpustakaan
serta data akademik mahasiswa sehingga dapat menghasilkan informasi yang
berhubungan dengan fungsi fasilitas perpustakaan dengan peningkatan kinerja
akademik mahasiswa. Data yang diambil adalah data mahasiswa dari 2012-2014.
Hasil penelitian dengan pengujian 885 data mahasiswa diperoleh hasil nilai cluster
yang terbaik adalah metode K-Means dibandingkan Fuzzy C-Means, karena KMeans
memperlihatkan adanya hubungan antara variabel baik itu dari data
perpustakaan maupun data akademik mahasiswa.