Abstract :
Sosialisasi merupakan salah satu aktivitas komunikasi yang direncanakan oleh suatu
organisasi tertentu dengan tujuan yaitu untuk mempengaruhi audiens supaya dapat mengikuti
program sosialisasi tersebut. Salah satu kegiatan sosialisasi yang juga diselenggarakan oleh
Kantor Pelayanan Pajak Pratama Ambon yaitu program sosialisasi NPWP kepada setiap
wajib pajak pribadi yang saat itu belum memiliki NPWP. Pada kegiatan program sosialisasi
NPWP ini, terdapat beberapa komponen-komponen yang berperan untuk mempengaruhi
audiens saat menerima pesan dari program sosialisasi. Salah satu komponen adalah
narasumber atau komunikator. Aristoteles menjelaskan dalam teori retorika yaitu merupakan
suatu proses persuasi yang memang dipresentasikan oleh seorang komunikator atau
pembicara secara efektif sehingga menimbulkan perubahan kepada audiens. Penelitian ini
bertujuan untuk melihat tingkat kredibilitas narasumber terhadap perilaku wajib pajak pribadi
pada keikutsertaannya dalam program sosialsisasi NPWP yang dikontrol oleh tingkat
pemahaman. Metode penelitian yang dipakai adalah penelitian survey, jenis penelitiannya
yaitu penelitian kuantitatif. Peneliti mengambil sampel yaitu para wajib pajak pribadi yang
saat itu telah mengikuti program sosialisasi NPWP periode maret 2011 yang diselenggarakan
oleh KPP Pratama Ambon. Teknik sampling yang digunakana adalah simple random
sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Berdasarkan hasil penelitian, dapat
dilihat bahwa responden mengakui bahwa narasumber memiliki kredibilitas yang tinggi
(94%), sementara perilaku wajib pajak pribadi tergolong positif menghasilkan 92% dengan
dibarengi tingkat pemahaman responden yang tinggi 38%. Analisis yang ada diperoleh
bahwa nilai koefisien korelasi dari kredibilitas narasumber terhadap perilaku menghasilkan
hubungan yang positif dan kuat dengan dikontrol oleh tingkat pemahaman wajib pajak
pribadi yang berperan sebagai variabel kontrol dengan hasil korelasi 0.0487 dengan nilai sig
0.023. Pada hasil dengan uji regresi linear sederhana menunjukan bahwa variabel kredibilitas
narasumber juga memberikan sumbangan 23,1% dalam mempengaruhi perilaku responden.
Dengan demikian membuktikan bahwa hubungan antara kredibilitas narasumber terhadap
perilaku wajib pajak pribadi akan semakin positif karena adanya tingkat pemahaman yang
tinggi dari responden pada keikutsertaannya dalam program sosialisasi NPWP.