DETAIL DOCUMENT
PRAKTIK CONSTRUCTABILITY OLEH KONTRAKTOR DI D.I.Y. DAN JAWA TENGAH
Total View This Week0
Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
Yuniarthi, A.A. Istri
Subject
Manajemen Konstruksi 
Datestamp
2015-10-23 11:54:57 
Abstract :
lndustri konstruksi memegang peranan yang penting dalam proses berkembangnya suatu Negara. Bagi kebanyakan negara berkembang, meningkatkan kapasitas konstruksi adalah penting, termasuk meningkatkan efisiensi, mempersingkat waktu, dan kualitas pekerjaan konstruksi. Kebanyakan proyek konstruksi menggunakan pendekatan tradisional, yaitu pemisahan antara desain dan produksi dalam proses konstruksi. Pemisahan ini mengakibatkan tidak adanya constructability pada proyek konstruksi. Penerapan constructability telah dipertimbangkan sebagai keunikan dari industri konstruk:si pada negara tertentu. Untuk itu, dalam meningkatkan constructability pada proyek konstruk:si. merupakan hal yang penting untuk menilai praktik constructability yang telah dijalankan. Tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui tingkat keterlibatan kontraktor dalam praktik constructability serta permasalahan yang sering dihadapi, menganalisis perbedaan pada beberapa tipe kontraktor dan tipe proyek terhadap keterlibatan dalam aktivitas constructability, dan mengkaji contoh-contoh praktik constructability oleh kontraktor. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner yang berjumlah 55 kuesioner ke perusahaan kontraktor di D.I.Y. dan Jawa Tengah. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan metode prosentase, Tes Kruskal­ Wallis, dan analisis deskriptifkualitatif. Hasil dari penelitian diketahui bahwa telah banyak kontraktor di D.I.Y dan Jawa Tengah telah menerapkan konsep constructability dalam proyek mereka. Hasil analisis dengan menggunakan tes Kruskal-Wallis adalah tidak ada perbedaan yang signifikan antara tipe kontraktor (general kontraktor dan subkontraktor) mengenai tingkat keterlibatan pada aktivitas constructability saat tahap awal konstruk:si, saat operasional lapangan, serta tidak ada perbedaan mengenai permasalahan yang sering dihadapi. Berdasarkan tipe proyek, terdapat perbedaan yang signifikan antara proyek gedung dan perumahan mengenai tingkat keterlibatan dalam mengembangkan rencana proyek dan dalam penggunaan rencana pra konstruksi untuk input desain. Keterlibatan kontraktor dengan tipe proyel perumahan dalam mengembangkan rencana proyek dan dalam penggunaan rencana pra-konstruksi sebagai dasar untuk input desain lebih tinggi dibandingkan kontraktor dengan proyek gedung.  
Institution Info

Universitas Atma Jaya Yogyakarta