Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis reaksi pasar modal Indonesia terhadap
peristiwa pengumuman penurunan harga bahan bakar minyak pada tanggal 16 Januari
2015. Reaksi pasar diukur dengan menggunakan abnormal return dan trading volume
activity.
Sampel yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu saham sekuritas yang masuk
ke dalam LQ 45 selama periode Agustus 2014-Januari 2015. Pengambilan sampel
dilakukan dengan metode purposive sampling. Market model digunakan untuk
mengestimasi abnormal return. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini, yaitu
terdapat abnormal return positif di sekitar tanggal pengumuman penurunan harga
BBM dan terdapat perbedaan rata-rata abnormal return serta trading volume activity
pada periode sebelum dan sesudah pengumuman penurunan harga BBM. Metodologi
yang digunakan adalah event study dengan menggunakan periode jendela 11 hari dan
periode estimasi 100 hari. Alat uji statistik yang digunakan untuk menguji abnormal
return yang didapatkan investor dengan one sample t-test sedangkan pengujian
perbedaan rata-rata sebelum dan sesudah periode pengumuman dengan paired sample
t-test.
Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa pasar tidak bereaksi
terhadap pengumuman penurunan harga BBM. Investor tidak mendapatkan abnormal
return positif di sekitar tanggal pengumuman. Penelitian ini menunjukkan tidak
terdapat perbedaan rata-rata abnormal return pada periode sebelum dan sesudah
pengumuman penurunan harga BBM. Rata-rata trading volume activity pada periode
sebelum dan sesudah pengumuman juga tidak mengalami perbedaan yang signifikan.