Abstract :
Keberadaan Museum Seni gerabah di Kasongan, Bantul merupakan jawaban bagi
perkembangan kehidupan seni gerabah, dimana keberadaan Museum Seni Gerabah di
Kasongan, Bantul itu sendiri bertujuan meningkatkan aspirasi masyarakat terhadap
perkembangan seni Gerabah, dan juga sebagai media komunikasi antar pengrajin lewat karya
seninya dengan masyarakat umum, juga merupakan sarana untuk menjaga kelestraian bendabenda
seni gerabah.
Permasalahan yang diangkat adalah bagaimana menciptakan Museum Seni Gerabah yang
atraktif dengan memanfaatkan gerabah sebagai unsur pembentuk ruang dalam, serta
menampilkan ciri khas perkampungan desa wisata Kasongan, Bantul. Sebagai wadah yang
memberikan pelayanan yang bersifat atraktif ini ditekankan pada suasana ruang yang bersifat
atraktif yang dicapai melalui pengolahan unsur gerabah sebagai pembentuk ruang dalam
elemen-elemn arsitektural yang diterapkan pada pola keruangannya. Suasana Desa Wisata
Kasongan diwujudkan ke dalam pola keruangannya juga sebagai unsur atraktif dalam
perancangan keruangan Museum Seni Gerabah dan diwujudkan dengan penyususnan ruang
pamer yang memberikan pengalaman meruang pada pengunjung Museum Seni gerabah ini.
Di dalam museum ini pengunjung dapat menikmati sekaligus menambah wawasan serta
pengetahuannya melalui metode penyajian yang atraktif, baik berupa diorama, gambar,
replika, ataupun secara utuh. Materi-materi pamer tersebut disajikan secara berurutan sesuai
hasil kerajinan gerabah yang disusun tidak monoton.
Bentuk serta penampilan bangunan Museum Seni gerabah, menggunakan pendektan
aristektur analogi yang merupakan pengalaman meruang dalam setiap pengunjung museum
ini.
Dengan demikian pengunjung dapat mempunyai kesan tersendiri terhadap Museum Seni
gerabah yang menggunakan konsep pada suasana ruang yang atraktif serta dapat menjadi
sumber inspirasi bagi para penggemar gerabah khususnya.